Pilarportal.com, Sangihe-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar penguatan kapasitas Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk menghadapi Pilihan Kepada Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di mulai sejak Kamis (26/09/2024) hingga Jumat (27/09/2024) dan dilaksanakan di Tahuna Beach Hotel and Resort serta di hadiri oleh sejumlah narasumber kopeten.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Sangihe, Alland Lahinda menyatakan penguatan kapasitas menjadi sangat penting, apalagi saat ini sudah memasuki tahapan kampanye.
“Ini perlu kita persiapkan dengan baik, agar supaya baik Panwas Kecamatan maupun Kelurahan / desa sudah siap mengawasi kampanye,” sebut Lahinda.
Menurutnya, salah satu isu yang saat ini hangat menjadi perbincangan yakni terkait netralitas Aparatur Negeri Sipil (ASN). Apalagi terkait informasi yang beredar mengenai ASN yang bisa ikuti kampanye, namun tidak secara aktif.
Dalam artian papar Lahinda, tidak menjadi peserta kampanye yang mendukung langsung paslon.
“Hal ini juga kami genjot, karna jika ada ASN yang terlibat aktif dalam proses kampanye, akan kami tindak sesuai aturan. Artinya, kalau ASN tidak netral, bahkan sanksi paling tegasnya sesuai regulasi adalah harus siap dipecat,” kuncinya.
Dalam giat tersebut sejumlah peserta menyambut baik hajatan yang sudah Bawaslu Sangihe gelar kali ini.
Menurut mereka, ada pemaparan – pemaparan yang penting dalam menjabarkan kembali tugas dan wewenang Panwaslu, agar sesuai dengan koordinasi regulasi baik peraturan Bawaslu (Perbawaslu) maupun perundang-undangan.
“Termasuk juga dengan bagaimana strategi kami sebagai pengawas dalam proses pengawasan. Karna, kita tau bersama Pilkada 2024 banyak kali disebut sebagai salah satu yang paling berat dengan keberadaan 4 paslon,” sebut mereka
