Pilarportal.com, Manado – Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi resmi menetapkan Paspor RI masa berlaku paling lama 10 (sepuluh) tahun dan dilaunching Rabu, 12 Oktober 2022.
Penerapan masa berlaku paspor yang baru didasarkan pada Pasal 2A Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI (Permenkumham) Nomor 18 tahun 2022.
Permenkumham Nomor 18 tahun 2022 merupakan perubahan terhadap Permenkumham no 8 tahun 2014, ini menunjukkan bahwa pemerintah sangat konsen memberikan kemudahan kepada masyarakat.Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara Haris Sukamto kepada wartawan pilarportal.com di Kantor Imigrasi TPI Kelas I Manado, Kamis (27/10).
“Ya, Direktorat Jenderal Imigrasi sudah melaunching resmi Paspor RI dengan masa berlaku paling lama 10 (sepuluh) dan diberlakukan di wilayah Kemenkumham Sulut,” terang Sukamto.
Dijelaskannya, dalam Pasal 2A ayat (2) Permenkumham 18/2022 disebutkan, paspor biasa (elektronik dan nonelektronik) dengan masa berlaku paling lama 10 tahun hanya diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang telah berusia 17 (tujuh belas) tahun atau sudah menikah.
Sukamto merinci, biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) paspor, masyarakat membayar biaya yang sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 350.000, sementara untuk paspor elektronik Rp 650.000.
Jadi, untuk paspor yang terbit dibawah tanggal 12 Oktober 2022 masa berlaku 5 tahun dan paspor yang terbit tanggal 12 Oktober 2022 keatas masa berlaku paspor 10 tahun.
“Ini menunjukkan Pemerintah melalui Kemenkumham RI khususnya Dirjen Imigrasi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkas mantan Kakanwil Kemenkumham NTB ini. (yud)
