KUALA LUMPUR, Pilarportal.com, 28 Oktober 2025 – Komitmen PLN Indonesia Power (PLN IP) dalam mendorong transisi energi bersih kembali mendapat pengakuan di tingkat regional.
Anak usaha PT PLN (Persero) ini sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang ASEAN Energy Awards 2025 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.
Melalui dua unit andalannya, PLTU Pelabuhan Ratu dan PLTA Ketenger, PLN IP membawa pulang dua predikat Winner untuk kategori Clean Coal Technology Utilization dan On Grid Local Grid Renewable Energy Project.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Transisi Energi dan Transformasi Air Malaysia, YAB Dato’ Haji Fadillah, kepada Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN IP, M. Hanafi Nur Rifa’i, di Kuala Lumpur Convention Centre.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi energi bersih bukan sekadar wacana, tetapi sudah menjadi bagian dari aksi nyata PLN Indonesia Power,” ujar Hanafi dalam keterangannya, Selasa (28/10/2025).
Inovasi dan Konsistensi Kinerja
Hanafi menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penerapan tata kelola yang matang, inovasi berkelanjutan, serta kompetensi personel yang terus ditingkatkan.
“Kami melihat Clean Coal Technology, Artificial Intelligence, dan Renewable Energy sebagai satu peta jalan terintegrasi. PLN IP bertanggung jawab menghasilkan listrik yang andal, terjangkau, dan semakin bersih,” jelasnya.
Sementara itu, Vice President OMP 1 PLN IP, Hendra, menambahkan bahwa konsistensi, kolaborasi lintas fungsi, serta budaya inovatif menjadi pondasi keberhasilan perusahaan.
“Pengakuan di tingkat ASEAN ini membuktikan bahwa PLN IP berhasil menjaga efisiensi sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2060 dan ketahanan energi nasional,” katanya.
Teknologi Cerdas dan Efisiensi
Penggunaan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam sistem pembangkitan juga menjadi faktor kunci yang meningkatkan efisiensi dan keandalan operasi.
Senior Manager UBP Pelabuhan Ratu, Bowo Pramono, menyebut bahwa AI membantu sistem pembangkit dalam pemantauan dan pengendalian yang lebih presisi.
“Integrasi AI dan energi terbarukan meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan secara signifikan menurunkan emisi karbon,” tutur Bowo.
Peran PLTA Ketenger dalam Transisi Energi
Di sisi lain, UBP Mrica melalui PLTA Ketenger memperkuat kontribusi pembangkit energi terbarukan dalam sistem kelistrikan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Pencapaian ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kesiapan unit energi terbarukan dalam sistem kelistrikan Jateng–DIY,” ujar Nazrul Very Andhi, Senior Manager UBP Mrica.
Langkah strategis tersebut memperlihatkan bahwa PLN Indonesia Power tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga memastikan sistem kelistrikan nasional siap menghadapi era energi hijau yang terintegrasi.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Implementasi teknologi bersih yang dijalankan PLN IP membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Penurunan emisi karbon membantu meningkatkan kualitas udara, menjaga kesehatan masyarakat, dan menekan biaya produksi listrik agar tetap terjangkau.
“Kami ingin memastikan bahwa masa depan energi Indonesia sedang dibangun hari ini—melalui inovasi, kolaborasi, dan komitmen terhadap keberlanjutan,” tegas Hanafi.
Penghargaan ASEAN Energy Awards 2025 menjadi tonggak baru perjalanan PLN Indonesia Power dalam memperkuat perannya sebagai motor transformasi energi bersih di kawasan Asia Tenggara.












