Lestarikan Budaya Leluhur Yang Hampir Punah, PLN Peduli Dukung Pengembangan UMKM Kain Tenun Kofo

Rabu, 29 Maret 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Manado  – PLN Peduli kembali hadir dalam rangkaian program tanggung jawab sosial lingkungan yang dilakukan untuk mendukung pemberdayaan usaha kain tenun kofo yang merupakan salah satu kain khas daerah Sulawesi Utara.

Program bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan atas pelestarian budaya lokal yang sudah hampir punah.

Sekilas terkait kain kofo merupakan kain yang terbuat dari serat pisang Abaka, spesies pisang ini tumbuh didaerah Sangihe Talaud dan banyak digunakan untuk material rumah tradisional dan bahan baku pembuatan kain.

Seiring perkembangan, spesies pisang ini sudah bisa ditemukan dibeberapa daerah seperti Tomohon dan Minahasa.

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo, J.A Ari Dartomo kepada Cindy Wowor yang merupakan salah satu penggiat kain tenun kofo dengan nama produk Cofo.

Turut mendampingi dalam penyerahan bantuan, Ketua PIKK PLN UID Suluttenggo, Elisa Meijer, Camat Tompaso Barat, Stefri Pandey, dan Camat Tompaso Stenly Umboh.

Adapun dukungan yang diberikan PLN kepada UMKM kain tenun kofo yang berlokasi di Kabupaten Minahasa ini yaitu berupa bantuan pelatihan dan sertifikasi kepada para perajin, serta pemberian alat tenun bukan mesin dan bahan baku tenun.

BACA JUGA  Kepala Sekretariat Presiden Resmikan SPKLU PLN Pertama di Lingkungan Istana Kepresidenan

Cindy Wowor menjelaskan dalam sambutannya bahwa ia merasa terpanggil untuk mengangkat kembali kain tenun kofo yang sudah hampir tinggal nama saja.

Untuk itu, ia bersama beberapa rekannya mengambil langkah berani untuk memberdayakan kembali kain tenun kofo.

“Dalam menjalankan usaha kain tenun kofo ini, kami memiliki visi 4P yaitu Purpose, People, Planet, dan Profit. Singkatnya, bagaimana tujuan kami untuk memperkenalkan kembali budaya lokal yang hampir punah dengan pengembangan sumber daya manusia yang berfokus pada pelestarian lingkungan,” tutur Wowor.

“Kain kofo sendiri merupakan kain tradisional yang sarat akan makna filosofis, selain juga sudah diresmikan sebagai warisan budaya non-materi oleh pemerintah, kain kofo juga sudah banyak mendapatkan penghargaan ditingkat nasional dan dapat bersaing dengan jenis kain nusantara lainnya,” tambah Wowor.

General Manager PLN UID Suluttenggo, J.A Ari Dartomo sependapat dengan tujuan para penggiat kain tenun kofo ini, dimana PLN juga sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keanekaragaman nusantara melalui pelestarian budaya lokal.

“Kami melihat kualitas dari kain kofo ini sangat bagus dan memiliki ciri yang berbeda dengan jenis kain lain, untuk itu harapan kami lewat bantuan ini dapat membumikan kembali kain tenun kofo serta berdampak juga pada peningkatan perekonomian para perajin dengan membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan lewat pengembangan usaha ini,” sambut Dartomo.

BACA JUGA  Danlantamal VIII Terima GM PT PLN UIW Suluttenggo

Camat Tompaso, Stenly Umboh mewakili pemerintah memberikan apresiasi kepada PLN atas bantuan yang diberikan kepada pelaku usaha kain tenun kofo.

“Lewat pengembangan usaha ini, maka akan menggerakan ekonomi rakyat. Untuk itu kami mendukung penuh langkah PLN bersama para penggiat kain tenun kofo ini untuk mengangkat kembali budaya lokal,” tutup Umboh.

Untuk kemudahan layanan, masyarakat dapat memanfaatkan Aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau Appstore. Dengan PLN Mobile nikmati layanan kelistrikan hanya dalam satu genggaman.(*/roo)

Berita Terkait

Panen Raya 50 Hektare di Tapadaka Timur, Pangdam Soroti Kesejahteraan Petani
PMI Sulut Perkuat SDM Relawan Lewat Rapat Koordinasi
Program TJSL PLN Ubah TPA Kawatuna Jadi Sumber Penghasilan Warga
PMI Sulut Perkuat Pelayanan Darah Lewat Rapat Bersama Direktur UDD
PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Program TJSL, Dorong Pemulihan dan Ekonomi Desa
PLN UP3 Tolitoli Bekali 50 Petugas Tingkatkan Layanan Kelistrikan
PIKK PLN UP3 Kotamobagu Edukasi Eco Enzyme, Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Tarif Listrik PLN Juli-September 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:25

Panen Raya 50 Hektare di Tapadaka Timur, Pangdam Soroti Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:40

PMI Sulut Perkuat SDM Relawan Lewat Rapat Koordinasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:16

Program TJSL PLN Ubah TPA Kawatuna Jadi Sumber Penghasilan Warga

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:33

PMI Sulut Perkuat Pelayanan Darah Lewat Rapat Bersama Direktur UDD

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:59

PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Program TJSL, Dorong Pemulihan dan Ekonomi Desa

Berita Terbaru