Pj Bupati Sangihe Hadiri Penilaian Kinerja Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 30 Mei 2023 - 21:18 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan bersama sejumlah Kepala OPD.

Pilarportal.com — Sangihe – Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan di dampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri Penilaian Kinerja terhadap 8 Aksi Percepatan Penurunan Stunting tahun 2022 di Provinsi Sulawesi Utara, Senin, (29/05/22).

Acara di awali dengan pemaparan Kondisi Stunting di Sulawesi Utara oleh Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo dan dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandow yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Sulut.

Wagub dalam sambutannya mengatakan, pihaknya bersama pemerintah daerah se Sulut sangat serius dalam menurunkan angka stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat serius dalam upaya ikhtiar semangat pencegahan stunting, Ini memacu kita untuk terus, jangan pernah kendor terhadap permasalahan stunting ini,” ungkap Wagub

Dirinya mengakui angka stunting di Sulut masih terbilang tinggi. Untuk itu, ia meminta kepada pihak terkait lebih concern dengan percepatan penurunan stunting.

“Jangan berpuas diri karena secara empiris, data menyampaikan prevalensi stunting di Sulut masih 20,5 persen. Bahkan ada beberapa daerah di atas itu,” ungkapnya.

Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan bersama Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan

Menurutnya, stunting memiliki kaitannya dengan kemampuan intelektual. Ia mencontohkan, dari 100 orang 20 di antaranya disuruh a malah dibikin b, sehingga hal tersebut menjadi beban untuk semua aspek kemasyarakatan.

“Makanya tak heran Pak Presiden sangat getol bangsa dan negara ini bebas dari stunting,” tuturnya.

Untuk itu Kandouw, meminta semua pihak terkait jangan main-main mengenai permasalahan stunting. Sebab, kegiatan pencegahan stunting sudah beberapa kali diadakan.

“Semua stakeholder diperluas bahkan TP-PKK dijadikan icon penanggulangan stunting. Visi misi sudah ada. Panduan sudah jelas. Bahkan dananya pun dari berbagai sumber, baik langsung BKKBN, Dinas Kesehatan maupun dana APBD kita masing-masing,” ungkap wagub.

Orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai ini menambahkan persoalan stunting ini perlu diatasi lewat komitmen semua pihak terkait termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) se Sulut.

“Kalau kita komitmen, semua on the track. Kawal biologis berhubung dengan stunting, pasti akan cepat turun.

“Saya mengetuk hati bapak ibu terutama kepala daerah dan wakil. Serta pihak terkait yang punya benang merah dengan ini kewajiban untuk mari momentum ini kita evaluasi,” pinta Kandouw.

Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan bersama, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Wagub pun mewarning para peserta yang hadir, jangan hanya memanfaatkan sebagai seremoni saja.

“Kebetulan ini ajang evalausi kebijakan kita. Jangan hanya sebatas karena tempatnya nyaman, terus SPPD. Saya imbau mari kita passion (cegah stunting) musti ada,” tukasnya.

Sementara itu Pj. Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan seusai acara mengatakan apa yang telah di sampaikan oleh Kepala BKKBN, dan oleh pak Wagub akan menjadi atensi bagai semua OPD Pengampu Stunting dan Stekholder terkait.

“Apa yang menjadi atensi pimpinan akan kami tindak lanjuti sehingga target Provinsin Sulawesi Utara dalam percepatan penurunan Stunting akan dapat tercapai” Singkatnya.

Hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, para Bupati/Walikota se Sulut, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen, Kepala BKKBN Sulut dan stakeholder terkait.(boni)

Berita Terkait

Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif
SPPG Sindulang Satu Jadi Contoh Perlindungan Kesehatan Relawan di Sulut
Pemprov Sulut dan BPJS Kesehatan Berhasil Tekan Tunggakan Iuran JKN hingga 62,58 Persen
Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau
BPJS Kesehatan Manado Perkuat Transparansi dan Layanan JKN Lewat Media Gathering 2026
Wamenkes Ajak Orang Tua Rutin Olahraga Bersama Anak demi Jaga Kesehatan
Manfaat Minum Air Kelapa Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh
BGN Ungkap Menu MBG yang Berisiko Picu Gangguan Pencernaan pada Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:47 WITA

Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Senin, 8 Juni 2026 - 11:27 WITA

Pemprov Sulut dan BPJS Kesehatan Berhasil Tekan Tunggakan Iuran JKN hingga 62,58 Persen

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:52 WITA

Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:58 WITA

BPJS Kesehatan Manado Perkuat Transparansi dan Layanan JKN Lewat Media Gathering 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:25 WITA

Wamenkes Ajak Orang Tua Rutin Olahraga Bersama Anak demi Jaga Kesehatan

Berita Terbaru

Olahraga

Indonesia U-19 Taklukkan Vietnam 2-1 dan Melaju ke Semifinal

Senin, 8 Jun 2026 - 15:42 WITA

Exit mobile version