PLN Teguhkan Komitmen Transisi Energi melalui Momentum IIGCE 2025

Selasa, 30 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

PLN Enjiniring menegaskan peran strategisnya dalam pengembangan energi panas bumi nasional melalui gelaran The 11th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 17–19 September 2025.

Pilarportal.com, Jakarta – PLN Enjiniring menegaskan peran strategisnya dalam pengembangan energi panas bumi nasional melalui gelaran The 11th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 17–19 September 2025.

Forum internasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi panas bumi terbesar di dunia sekaligus mengakselerasi agenda transisi energi bersih.

Indonesia memiliki potensi panas bumi mencapai 23.742 Megawatt (MW). Namun, kapasitas terpasang saat ini baru sekitar 2.744 MW atau 10 persen dari total potensi.

Dengan capaian tersebut, Indonesia menempati peringkat kedua produsen listrik panas bumi dunia setelah Amerika Serikat yang mencapai 3.937 MW.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menekankan besarnya ruang pengembangan yang masih terbuka lebar.

“Geothermal adalah salah satu sumber energi baru terbarukan, dan Indonesia memiliki cadangan terbesar di dunia. Dari jumlah itu, baru kurang lebih 10 persen yang berhasil kita kelola. Artinya, masih ada sekitar 90 persen potensi yang dapat kita optimalkan,” ujar Bahlil saat membuka IIGCE 2025.

Komitmen itu semakin ditegaskan melalui Signing Ceremony of Geothermal Project Achievements yang digelar di sela acara. Penandatanganan dilakukan bersama oleh Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, dan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Dalam kesempatan ini, tiga capaian penting diresmikan melalui Geothermal Exploration and Energy Conversion Agreement (GEECA) dengan total kapasitas hingga 150 MW.

Capaian tersebut mencakup kontrak kerja sama PLN dengan Ormat untuk Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Songa Wayaua berkapasitas hingga 20 MW, kontrak serupa untuk WKP Atedei berkapasitas hingga 20 MW, serta penandatanganan Berita Acara (BA) kesepakatan harga antara PLN dan MCI untuk WKP Kapahiang dengan kapasitas hingga 110 MW.

Berita Terkait

Kalapas Amurang Ubah Lapas Jadi Tempat Belajar Bertani, 15 Warga Binaan Terlibat
Warga Binaan Lapas Amurang Dibekali Bertani dan Beternak, Siap Jadi Modal Hidup Setelah Bebas
Tim Cara’de Bekali Pelaku UMKM Desa Tinggimae Strategi Bangun Bisnis Berkelanjutan
Rayakan Satu Tahun Perjalanan, D’Anna Palace Gelar Turnamen MLBB untuk Salurkan Energi Positif Generasi Muda Tomohon
Libatkan Cabang 7 Gabungan Jalasenastri, Lanudal Manado Panen Raya Jagung Perkuat Ketahanan Pangan
Google Cloud Ungkap Dua Kemampuan Manusia yang Tak Tergantikan AI
PLN Pastikan Listrik Andal di Lomba Masamper di Sangihe
PLN UP3 Gorontalo Bangun Gudang Kacang, Petani Tilihuwa Tak Lagi Khawatir Hasil Panen Rusak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:00

Kalapas Amurang Ubah Lapas Jadi Tempat Belajar Bertani, 15 Warga Binaan Terlibat

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:41

Warga Binaan Lapas Amurang Dibekali Bertani dan Beternak, Siap Jadi Modal Hidup Setelah Bebas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:14

Tim Cara’de Bekali Pelaku UMKM Desa Tinggimae Strategi Bangun Bisnis Berkelanjutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:39

Rayakan Satu Tahun Perjalanan, D’Anna Palace Gelar Turnamen MLBB untuk Salurkan Energi Positif Generasi Muda Tomohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:06

Libatkan Cabang 7 Gabungan Jalasenastri, Lanudal Manado Panen Raya Jagung Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Exit mobile version