Wakapolri Gelar Anev Posko Presisi Jelang Pemilu 2024

Rabu, 14 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Gelar Anev Posko Presisi Jelang Pemilu 2024/Bidhumas Polri/

Wakapolri Gelar Anev Posko Presisi Jelang Pemilu 2024/Bidhumas Polri/

Pilarportal.com – Jakarta Polri menggelar analisa dan evaluasi (anev) program Quick Wins Presisi Triwulan II tahun 2023 hari ini.

Salah satu yang jadi atensi adalah cooling system menjelang Pemilu 2024. Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono memimpin anev tersebut.

Dalam rapat anev tersebut, Komjen Pol Gatot Eddy menyampaikan atensi khusus terhadap pentingnya cooling system situasi politik menjelang Pemilu 2024.

Komjen Pol Gatot menerangkan Polri telah memiliki kemampuan baik untuk merealisasikan hal tersebut.

“Dari berbagai pengukuran terhadap integritas organisasi dan fungsi pelayanan dasar kepada masyarakat, kemampuan itu sudah dimiliki Polri,” jelas Komjen Pol Gatot Eddy dalam anev digelar di Posko Presisi, Jakarta, Selasa (13/6/2023).

Komjen Pol Gatot Eddy juga memaparkan data anev terkait penilaian terhadap budaya integritas organisasi. Misalnya pengukuran mengenai larangan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) bergaya hedonis.

“Dari penilaian per daerah, anev menunjukkan terdapat 2 Polda yang memiliki indeks tertinggi yaitu Polda Kaltara dan Polda Kaltim. Ini saya harap bisa dilihat dan diikuti oleh daerah yang lain,” ujar Komjen Pol Gatot Eddy.

BACA JUGA  Sespim Lemdiklat Polri Gelar Seminar Sekolah Sespimti Dikreg ke-31 dan Sespimmen Dikreg ke-62 Tahun 2022

Sementara itu, data layanan publik dasar kepolisian terhadap masyarakat meliputi layanan hotline, patroli siber, dan aduan melalui media sosial.

Sejumlah Polda diharapkan dapat menjadi teladan bagi daerah lainnya. Komjen Pol Gatot Eddy minta layanan hotline dioptimalkan.

Optimalisasi layanan hotline 110 sebagai sarana pengaduan masyarakat diperoleh 2 Polda dengan indeks tertinggi, yaitu Polda Jabar dan Jatim.

“Kembali, penilaian ini perlu diteladani oleh daerah lainnya,” sambungnya.

Adapun data anev untuk optimalisasi patroli siber hampir terjadi di seluruh Polda. Berdasarkan paparan Komjen Pol Gatot Eddy, sebanyak 20 polda memiliki indeks tertinggi.

Selain itu, data anev terkait aduan masyarakat melalui media sosial menunjukkan Polda Bengkulu dan Sumsel merupakan dua daerah yang memiliki tingkat aduan tinggi dan direspons dengan baik oleh satuan wilayah tersebut.

Ini penting dalam era digital, aduan masyarakat langsung melalui media sosial yang sering disebut viral itu.

“Penting bagi kepolisian untuk merespons aduan semacam ini. Tentu saja biar bisa merespons itu, harus melakukan monitoring dengan baik,” tegas Komjen Pol Gatot Eddy.

BACA JUGA  Wakapolri Pimpin Tactical Floor Game, Susun Strategi Pengamanan KTT G20 di Bali

Komjen Pol Gatot Eddy juga memaparkan data anev terkait penilaian terhadap budaya integritas organisasi.

Misalnya pengukuran mengenai larangan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) bergaya hedonis.

“Dari penilaian per daerah, anev menunjukkan terdapat 2 Polda yang memiliki indeks tertinggi yaitu Polda Kaltara dan Polda Kaltim. Ini saya harap bisa dilihat dan diikuti oleh daerah yang lain,” ujar Komjen Pol Gatot Eddy.

Sementara itu, data layanan publik dasar kepolisian terhadap masyarakat meliputi layanan hotline, patroli siber, dan aduan melalui media sosial, sejumlah Polda diharapkan dapat menjadi teladan bagi daerah lainnya. Komjen Pol Gatot Eddy minta layanan hotline dioptimalkan.

“Optimalisasi layanan hotline 110 sebagai sarana pengaduan masyarakat diperoleh 2 Polda dengan indeks tertinggi, yaitu Polda Jabar dan Jatim. Kembali, penilaian ini perlu diteladani oleh daerah lainnya,” sambungnya.

Adapun data anev untuk optimalisasi patroli siber hampir terjadi di seluruh Polda. Berdasarkan paparan Komjen Pol Gatot Eddy, sebanyak 20 polda memiliki indeks tertinggi.

Selain itu, data anev terkait aduan masyarakat melalui media sosial menunjukkan Polda Bengkulu dan Sumsel merupakan dua daerah yang memiliki tingkat aduan tinggi dan direspons dengan baik oleh satuan wilayah tersebut.

BACA JUGA  Waka Polri : Diharapkan SDM Polri Dapat Mencapai Keunggulannya Guna Mendukung Stabilitas Keamanan

Ini penting dalam era digital, aduan masyarakat langsung melalui media sosial yang sering disebut viral itu.

“Penting bagi kepolisian untuk merespons aduan semacam ini. Tentu saja biar bisa merespons itu, harus melakukan monitoring dengan baik,” tutup Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy

Berita Terkait

113 Tersangka Karhutla Ditangani Polri, 4.741 Hektare Terbakar
Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Bahas Hubungan Strategis Indonesia-Rusia
Polwan Talaud Dikerjai, Kejutan HUT ke-78 Berujung Haru
Polres Talaud Cek Kesiapan Peralatan Samapta
Maulid Nabi, Wakapolda Sulut Dorong Peningkatan Kinerja
Atasi Dampak El Nino, Polres Tomohon Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Tondangow
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Ganjal ATM, 4 Pelaku Ditangkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:40

113 Tersangka Karhutla Ditangani Polri, 4.741 Hektare Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 12:27

Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka

Jumat, 4 September 2026 - 08:25

Presiden Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Bahas Hubungan Strategis Indonesia-Rusia

Jumat, 4 September 2026 - 07:33

Polwan Talaud Dikerjai, Kejutan HUT ke-78 Berujung Haru

Jumat, 4 September 2026 - 07:24

Polres Talaud Cek Kesiapan Peralatan Samapta

Berita Terbaru