Presiden Prabowo Temui 12 Pengusaha Raksasa AS di Washington DC

Sabtu, 21 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

WASHINGTON DC, Pilarportal.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima 12 pengusaha terbesar Amerika Serikat di Washington, D.C., Jumat (20/2/2026).

Pertemuan strategis ini menjadi bagian dari agenda diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperluas investasi dan memperkuat kerja sama global.

Para pengusaha tersebut sebelumnya telah menjalin kemitraan dengan Danantara Indonesia, yang dikenal sebagai pengelola dan pemilik aset terbesar BUMN.

Pertemuan ini difokuskan pada peluang investasi lintas sektor, mulai dari infrastruktur, energi, teknologi, hingga pengembangan kawasan industri.

Beberapa nama besar yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain:

Matt Harris, dari BlackRock Founding Partners, Global Infrastructure Partners
Todd L. Boehly,

CEO Eldridge Industries, juga pemilik klub Liga Inggris Chelsea F.C. dan klub NBA Los Angeles Lakers
Martin Escobari,

Co-President,Head of Global Growth Equity General Atlantic Al Rabil,

CEO Kayne Anderson Capital Advisors Neil R. Brown

Managing Director Global Institute Infrastructure KKR & Co.Michael Weinberg,

Chairperson Investment Committee Levine Leichtman Capital Partners (LLCP) Armen Panossian,

BACA JUGA  PLN Pastikan Listrik 600 Huntara Aceh Tamiang Siap Dihuni

Co-CEO Oaktree Capital Management, yang juga terafiliasi dengan kepemilikan klub Italia Inter Milan Justin Metz,

Managing Partner Related Fund Management (RFM)
Luke Taylor,

Co-President Stonepeak
Nabil Mallick,

COO Thrive Capital
Jeffrey Perlman,

CEO Warburg Pincus
Seth Bernstein, dari Bernstein Equity Partners.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka seluas-luasnya peluang investasi yang berorientasi pada kepentingan nasional.

Fokus utama adalah membangun sebanyak mungkin rantai ekonomi strategis yang mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

“Kita ingin investasi yang masuk tidak hanya berbentuk modal, tetapi juga transfer teknologi, penguatan industri nasional, serta penciptaan lapangan kerja yang luas bagi rakyat Indonesia,” tegas Presiden.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi besar pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperkuat hilirisasi industri, dan menjadikan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan baru di kawasan Asia Tenggara.

Pertemuan dengan para investor kelas dunia tersebut sekaligus menandai meningkatnya kepercayaan global terhadap stabilitas ekonomi dan arah kebijakan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

BACA JUGA  TNI AU Angkat Menhan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto Sebagai Warga Kehormatan Kopasgat

Berita Terkait

PLN UP3 Palu Pastikan Listrik Aman Saat Giat Hari Cinta Laut
PLN Nyalakan 52 Rumah Warga Sigi, Listrik Gratis 900 VA
PLTS 100 GWp Didorong, PLN Bidik Energi Bersih dan Lapangan Kerja
Prabowo di EEF Rusia: Pasifik Bukan Pemisah, tapi Jalan Ekonomi
Harpelnas 2026, PLN ULP Siau Sambung Listrik 82.500 VA untuk Dukung Dunia Usaha
Whiz Prime Megamas Manado Tawarkan Paket Ulang Tahun dan Swim & Snack
Aquaponik dan Aerator Diterapkan di Desa Tinggimae, Tim CARA’DE Dorong Budidaya Berkelanjutan
PLN Kembangkan Wisata Karampuana Donggala, Dorong Ekonomi dan UMKM Desa Towale

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:58

PLN UP3 Palu Pastikan Listrik Aman Saat Giat Hari Cinta Laut

Jumat, 4 September 2026 - 20:44

PLN Nyalakan 52 Rumah Warga Sigi, Listrik Gratis 900 VA

Jumat, 4 September 2026 - 08:39

Prabowo di EEF Rusia: Pasifik Bukan Pemisah, tapi Jalan Ekonomi

Kamis, 3 September 2026 - 21:27

Harpelnas 2026, PLN ULP Siau Sambung Listrik 82.500 VA untuk Dukung Dunia Usaha

Selasa, 1 September 2026 - 04:15

Whiz Prime Megamas Manado Tawarkan Paket Ulang Tahun dan Swim & Snack

Berita Terbaru