KRI Nala-363 Tiba di Bitung, Perkuat Pengamanan Perairan Sulawesi Utara

BITUNG, Pilarportal.com Kodaeral VIII menyambut kedatangan KRI Nala-363 di Dermaga Peti Kemas Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (17/3/2026).

Kedatangan kapal perang tersebut disambut oleh Kepala Dinas Fasilitas Pangkalan (Kadissyahal) Kodaeral VIII yang mewakili Laksda TNI  Dery Triesananto Suhendi selaku Dankodaeral VIII.

KRI Nala-363 merupakan kapal perang jenis korvet yang memiliki kemampuan tempur lengkap, meliputi peperangan anti permukaan, anti kapal selam, hingga pertahanan udara.

Kapal ini dilengkapi berbagai persenjataan modern seperti meriam Bofors kaliber 120 mm, sistem pertahanan udara Rheinmetall kaliber 20 mm, serta mortir anti kapal selam Bofors 375 mm laras ganda.

Kehadiran KRI Nala-363 menjadi bagian dari penguatan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah kerja Kodaeral VIII.

Selama penugasannya, KRI Nala-363 akan melaksanakan patroli di perairan utara Sulawesi hingga Kalimantan. Kapal ini juga akan mengawasi jalur strategis Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan ALKI III, termasuk wilayah perbatasan dengan negara-negara tetangga.

BACA JUGA  Kodaeral VIII sambut Kapal Perang Filipina, Awali Latma MTA Philindo 2025

Selain menjalankan operasi pengamanan, kapal perang ini juga dijadwalkan memberikan dukungan pengamanan selama perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Menariknya, KRI Nala-363 juga akan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkunjung melalui kegiatan open ship, sehingga publik dapat melihat secara langsung fasilitas dan kemampuan kapal perang milik TNI AL tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan penyambutan tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kodaeral VIII, para Komandan KAL jajaran Satuan Patroli Kodaeral VIII, serta sejumlah perwira staf terkait.

Dengan kehadiran KRI Nala-363, diharapkan pengawasan dan pengamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan timur, dapat semakin optimal dan mampu menjaga stabilitas keamanan maritim nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *