Kodaeral VIII Bergerak Cepat Tangani Kapal Terbakar di Lembeh, 14 ABK Selamat

Jumat, 27 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Respons cepat ditunjukkan jajaran Kodaeral VIII dalam menangani kecelakaan laut yang menimpa Kapal Pajeko Anaiah di Perairan Batu Kapal, Timur Laut Pulau Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (27/3/2026).

Respons cepat ditunjukkan jajaran Kodaeral VIII dalam menangani kecelakaan laut yang menimpa Kapal Pajeko Anaiah di Perairan Batu Kapal, Timur Laut Pulau Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (27/3/2026).

MANADO, Pilarportal.com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Kodaeral VIII dalam menangani kecelakaan laut yang menimpa Kapal Pajeko Anaiah di Perairan Batu Kapal, Timur Laut Pulau Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (27/3/2026).

Komandan Kodaeral VIII,  Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, langsung memerintahkan pengerahan unsur laut dan tim kesehatan untuk melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) serta evakuasi korban.

Kapal yang mengalami kebakaran tersebut diketahui membawa 14 orang kru dan anak buah kapal (ABK). Seluruh korban menjadi prioritas penyelamatan dalam operasi yang berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Dalam pelaksanaan SAR, Kodaeral VIII mengerahkan KAL Tedong Naga dan RHIB Satrol. Selain itu, dukungan juga datang dari unsur Polairud yang turut mengerahkan RHIB guna mempercepat proses evakuasi di lokasi kejadian.

Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci keberhasilan dalam mengevakuasi seluruh korban dari kapal yang terbakar di tengah laut.

Setelah berhasil dievakuasi ke darat, para korban langsung mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan gabungan. Tim tersebut terdiri dari tenaga medis RSAL Bitung, RS Umum Manembo-Nembo, RS ODSK, RS Mata Provinsi, serta Karantina Kesehatan Bitung.

BACA JUGA  Komandan Kodaeral VIII Buka Persami KKRI 2025 di KRI Yos Sudarso 353

Penanganan cepat ini dilakukan untuk memastikan kondisi para korban segera stabil pascakejadian, mengingat potensi luka bakar dan dampak asap yang dialami.

Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi menggunakan empat unit ambulans menuju RSUP Kandou Malalayang dan RSUD Manembo-Nembo Bitung untuk mendapatkan perawatan lanjutan secara intensif.

Peristiwa ini menjadi bukti pentingnya kesiapsiagaan serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan. Kecepatan respons dan kolaborasi yang solid diharapkan mampu meminimalisir risiko korban jiwa dalam setiap insiden serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Letkol Inf Madiyan Surya Pimpin Danbrigif 13/Galuh Rahayu, Pernah Bertugas di Sulut
Anggit Exton Pimpin Kodam XIII/Merdeka, Siap Lanjutkan Pengabdian Mirza Agus
Tradisi Pedang Pora Sambut Pangdam XIII/Mdk Mayjen Anggit Exton Yustiawan di Makodam
Wakil Panglima TNI Tinjau Miangas, Pastikan Kondisi Perbatasan
Presiden Prabowo Hadiri Penghormatan Terakhir untuk Mantan Kasad Subagyo HS
Kasad Pimpin Pergantian Pimpinan Strategis TNI AD, Enam Korem Beralih ke Kodam Baru
Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
TMMD ke-130 Sitaro Dimulai, Jalan dan Rumah Warga Jadi Prioritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:05

Letkol Inf Madiyan Surya Pimpin Danbrigif 13/Galuh Rahayu, Pernah Bertugas di Sulut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:21

Anggit Exton Pimpin Kodam XIII/Merdeka, Siap Lanjutkan Pengabdian Mirza Agus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:43

Tradisi Pedang Pora Sambut Pangdam XIII/Mdk Mayjen Anggit Exton Yustiawan di Makodam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:54

Wakil Panglima TNI Tinjau Miangas, Pastikan Kondisi Perbatasan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:33

Presiden Prabowo Hadiri Penghormatan Terakhir untuk Mantan Kasad Subagyo HS

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!