Manado, Pilarportal.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy memimpin langsung upacara pelantikan, pengambilan sumpah, dan serah terima jabatan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara serta sejumlah pejabat eselon III.
Kegiatan berlangsung di Aula Sam Ratulangi Kejati Sulut dan dihadiri jajaran pejabat utama serta keluarga besar Adhyaksa.
Dalam rotasi tersebut, Feri Tas resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, menggantikan Eko Adhyaksono yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Reinhard Tololiu dipercaya menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sulut, menggantikan Mohamad Farid Rumdana yang dipromosikan sebagai Kepala Bagian Protokol dan Pengamanan Pimpinan pada Biro Umum Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung.
Posisi Asisten Pengawasan kini diemban oleh Titin Herawati Utara, menggantikan Rindang Onasis yang mendapat promosi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang.
Sementara itu, jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon dipercayakan kepada Adi Imanuel Palebangan, menggantikan Reinhard Tololiu yang kini menjabat Aspidum Kejati Sulut. Untuk wilayah Kotamobagu, Tasjrifin Muljana Abdul dilantik sebagai Kajari menggantikan Saptono yang dipromosikan sebagai Kajari Lampung Timur.
Selain itu, Erwin Widihantono juga resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, melengkapi rangkaian rotasi pejabat strategis di lingkungan Kejati Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Kajati Sulut menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran sumber daya manusia yang bertujuan meningkatkan kinerja organisasi serta menjaga dinamika institusi tetap berjalan optimal.
“Perubahan ini diharapkan mampu mendorong semangat kerja baru dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di tengah tuntutan masyarakat yang terus berkembang,” ujar Jacob Hendrik Pattipeilohy.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik untuk mampu menerjemahkan harapan masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kearifan lokal.
Penegakan hukum, menurutnya, harus mengedepankan pendekatan humanis, bukan sekadar mengejar kuantitas perkara.
Lebih lanjut, Kajati menekankan pentingnya integritas dan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh jajaran diimbau untuk menghindari gaya hidup berlebihan serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.
Kajati turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, sekaligus mendorong peran aktif keluarga, khususnya melalui organisasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), dalam mendukung tugas dan tanggung jawab para pejabat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama Kejati Sulut, di antaranya Asisten Pembinaan, Asisten Intelijen, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Ketua IAD Wilayah Sulawesi Utara, serta para Kepala Kejaksaan Negeri dan seluruh jajaran internal Kejati Sulut.















