MANADO, Pilarportal.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter warga binaan melalui pembinaan kerohanian.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan Sekolah Alkitab yang digelar bersama Organisasi Masyarakat Laskar Napiri di Gereja Abigail Rutan Kelas IIA Manado, Senin (29/6/2026).
Program ini menjadi ruang pembelajaran iman sekaligus sarana membangun pengharapan baru bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui pendalaman firman Tuhan, diskusi, serta pembelajaran Alkitab, para peserta diajak untuk merefleksikan kehidupan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung penuh khidmat.
Warga binaan tampak mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari membaca Alkitab, mendengarkan materi, hingga terlibat aktif dalam diskusi bersama para pembina.
Kehadiran Laskar Napiri menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap proses pembinaan spiritual warga binaan.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat dan Rutan Kelas IIA Manado dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh sisi moral dan rohani.
Kepala Rutan Kelas IIA Manado, Ady Kusuma W., mengapresiasi dedikasi Organisasi Masyarakat Laskar Napiri yang secara konsisten mendukung pembinaan kerohanian di lingkungan rutan.
Menurutnya, kegiatan seperti Sekolah Alkitab memiliki peran penting dalam membangun nilai-nilai moral, memperkuat iman, serta menumbuhkan optimisme warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Pembinaan rohani menjadi salah satu fondasi penting dalam proses perubahan diri warga binaan. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sehingga mampu membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat,” ujarnya.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, Rutan Kelas IIA Manado terus berupaya menghadirkan program yang tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai bekal bagi warga binaan untuk memulai lembaran kehidupan baru dengan iman, karakter, dan harapan yang lebih kuat.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM
























Komentar