Pilarportal.com, Manado – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi menunjukkan sikap tegas dan berwibawa dengan hadir langsung di tengah-tengah massa aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa, 2 September 2025.
Kehadiran Pangdam di lokasi aksi menjadi simbol komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Pangdam XIII/Merdeka berdiri bersama Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, serta unsur Forkopimda dan stakeholder daerah.
Kolaborasi para pemimpin daerah ini bertujuan memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu stabilitas keamanan di Manado.
Mayjen TNI Suhardi menegaskan bahwa TNI akan selalu berada di garis depan untuk menjaga persatuan bangsa.
“Kita hadir di sini bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai bagian dari rakyat. TNI bersama pemerintah daerah dan Polri berkomitmen untuk mendengar aspirasi masyarakat, sekaligus menjaga agar situasi tetap damai, aman, dan terkendali,” tegas Pangdam XIII/Merdeka.
Aksi unjuk rasa di Manado tersebut berjalan tertib dan damai. Kehadiran Pangdam bersama Gubernur dan Kapolda Sulut mendapat respon positif dari para pendemo, yang menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan aparat keamanan terhadap aspirasi masyarakat.
Dengan komunikasi yang terbuka antara massa aksi dan aparat, situasi tetap kondusif sehingga Manado terjaga dari potensi kericuhan.












