Pemprov dan Ormas Waraney Papua Barat Kawal Jenazah Yafet Hingga Dimakamkan di Manado

Minggu, 2 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Provinsi Papua Barat Idrus Wasaraka didampingi Ketua dan Panglima ormas Waraney Papua Barat.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Provinsi Papua Barat Idrus Wasaraka didampingi Ketua dan Panglima ormas Waraney Papua Barat.

Pilarportal.com, Manado – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua mengklaim membunuh empat warga sipil yang merupakan pekerja pembangunan jalan Trans-Bintuni—Maybrat di Papua Barat pada Kamis (29/9/2022).

Dimana foto dan video keempat warga sipil yang menjadi korban pembunuhan KKB itu tersebar di media sosial, salah-satu korban adalah Yafet Jorgen Rompis (50) warga Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara.

Kedatangan jenazah Yafet yang bekerja sebagai operator alat berat ekskavator dalam proyek pembukaan jalan di Papua sebelum diserang oleh KKB, langsung disambut histeris keluarga yang telah menunggu di cargo Bandara Sam Ratulangi, Minggu (2/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isak tangis keluarga tak bisa dibendung saat peti jenazah Yafet tiba. Beberapa orang juga langsung memeluk peti jenazah dari orang terkasih mereka.

Diketahui, jenazah diterbangkan dari Jayapura menggunakan pesawat Lion JT 799, dan tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado sekitar pukul 16.05 Wita.

Terpantau wartawan, Jenazah langsung dibawah menggunakan ambulance menuju lokasi penguburan Pemkot Manado Kayu Watu dan dimakamkan secara Kristen.

BACA JUGA  Bunuh Pendeta dan 9 Warga,Polri Buru KKB Papua

Vanclief Rompis, anak korban mengaku lega akhirnya jenazah ayahnya bisa tiba di Manado untuk dimakamkan di kampung halamannya. Diakui Vanclief, sebelum jenazah tiba, keluarga merasa cemas jika jenazah akan sulit untuk dikembalikan ke Manado.

“Terus terang saya sedih, karena ayah saya itu orangnya sangat baik untuk kami. Bahkan, saya yang sudah besar tetap diperhatikan. Sering sekali saya ditelepon,” ujar Vanclief.

Yafet Jorgen Rompis adalah satu dari empat pekerja proyek pembukaan jalan di Papua yang menjadi korban aksi kekerasan dari kelompok separatis KKB di Papua.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Provinsi Papua Barat Idrus Wasaraka mengaku diperintah lansung atasan agar mengawal jenazah sampai di Manado.

“Semua korban sudah dievakuasi termasuk Yafet dan Perusahaan sudah santunan, juga biaya pemulangan jenazah ditanggung,” ujar Idrus didampingi Yahya Maabuat Ketua Waraney Papua Barat yang menambahkan bahwa ini murni kejahatan kemanusiaan.(yud)

Berita Terkait

Operasi Senyap Bareskrim Berhasil! 23 Ton Komoditas Ilegal Diamankan di Pontianak
Imigrasi Sulut Gaspol GCI, 83 Peserta Bahas Visa hingga Investasi Global
Dari Jalanan Manado, Anak Muda Gereja Bala Keselamatan Sampaikan Kasih Tuhan
Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Global, Dua Otak Kejahatan Ditangkap di Kupang
Buron Bertahun-Tahun, DPO Kasus Hutan Akhirnya Ditangkap Tim Tabur Kejati Sulut
Operasi Wirawaspada: Imigrasi Bitung Amankan 2 WNA Bermasalah
Okstesi Runtu: Puji Syukur Musda XI Berjalan Lancar, Selamat untuk Ibu MEP
Viral di Medsos, Lima Remaja Penganiaya di Tataaran II Diringkus Resmob Polres Minahasa

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:35

Operasi Senyap Bareskrim Berhasil! 23 Ton Komoditas Ilegal Diamankan di Pontianak

Minggu, 19 April 2026 - 13:18

Imigrasi Sulut Gaspol GCI, 83 Peserta Bahas Visa hingga Investasi Global

Jumat, 17 April 2026 - 22:59

Dari Jalanan Manado, Anak Muda Gereja Bala Keselamatan Sampaikan Kasih Tuhan

Kamis, 16 April 2026 - 22:17

Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Global, Dua Otak Kejahatan Ditangkap di Kupang

Selasa, 14 April 2026 - 21:14

Buron Bertahun-Tahun, DPO Kasus Hutan Akhirnya Ditangkap Tim Tabur Kejati Sulut

Berita Terbaru