Dipicu Pengaruh Miras Rompas Tewas di Tangan Kekasih Sendiri

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:54 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Minahasa – Senin (04/12/2023). Kronologi bermula ketika Vendy meminta ijin pada pacarnya JP untuk pergi melayat ke pemakaman temannya di Desa Touliang Kakas, tapi dengan syarat jangan miras. Namum setelah Vendy pulang dari acara duka ke kos-kosannya di Kelurahan Tataaran sekitar pukul 16:00, JP melihat Vendy kayaknya sudah miras lalu ia Bertanya “so minum ngana?? tapi Vendy tidak menjawab.

Kemudian dengan nada keras JP bertanya lagi, “da minum ngana?” lalu korban menjawab “Ia” sembari korban mengajak JP untuk makan, namum JP hanya diam. Lalu cek-cok antara Vendy dan pacarnya JP terjadi.

Vendy pada saat itu meminta makan kepada JP, namun JP dengan nada marah menyuruh korban mencari makan kepada teman-temannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pigi jo pa ngana p teman yang da kase minum pangana, pigi jo” ucap JP

JP mengakui korban sempat meminta beberapa kali untuk makan, namum karena masih kesal karena Vendy tidak menepati janjinya. Ia marah dan pada saat itu juga JP akan kembali ke UNIMA untuk fingerprint pulang.

Setelah adu mulut, JP dan Vendy bertengkar. Korban yang pada saat itu telah di pengaruhi miras mendorong JP di bagian leher hingga jatuh, menendang JP, melempar barang hingga memukul tembok.

Karena merasa takut, JP kembali ke kamar kos dan mengambil sebilah pisau kemudian mengarahkan pisau ke korban dengan maksud agar korban takut dan tidak lagi mendekat. Tapi naas, korban sambil mendekati ujung pisau lalu berkata ” apa ngana mo tikam pakita, tikam jo, hei ngana kira kita tako he”?. Lalu JP saat menodongkan pisau melihat wajahnya sudah menempel dengan wajah korban, seketika JP merasakan pisau telah masuk ke dada korban. Seketika JP menarik pisau di dada korban, lalu korban berjalan ke depan kamar kos lalu terjatuh.

Pada saat korban terjatuh, JP berteriak meminta pertolongan namum tidak ada yang merespon. Selang beberapa saat Valdo datang dan menolong korban untuk di bawah ke Rumah Sakit Umum Dr. Samratulangi Tondano, tapi sayang nyawa Vendy sudah tidak bisa di tolong.

Kapolres Minahasa AKBP Ketut Suryana melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Hesly Hinonaung membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini terduga pelaku JP telah di amankan di Polres Minahasa, korban meninggal karena tusukan di dada bawah kiri. Untuk motif saat ini masih di dalami oleh penyidik,” jelasnya.
(*)

Berita Terkait

Peduli Kesehatan, Bhayangkari Minahasa Gelar Pemeriksaan Pap Smear
Sinergi Pemkab Minahasa, Arody Tangkere Pimpin Apel Kerja Bakti, Fokuskan Pembersihan Drainase dan Jalur Wisata
Dukacita Mendalam Pemkab Minahasa untuk Ade Natanael Jonathan Anugrah
Pemkab Minahasa Matangkan Kesiapan Program Nasional 3 Juta Rumah
Dua Sekolah Pimpinan SMP Negeri di Tondano Resmi Diganti, Ini Harapan Bupati Minahasa
Hadiri Ibadah Oikumene Awal Bulan Juni 2026, Bupati Robby Dondokambey Ingatkan ASN Jaga Integritas
Momen Hari Lahir Pancasila, RD-Vasung Percayakan Tugas Plt Kepada 5 Pejabat Ini
Usung Tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Bupati Robby Dondokambey Irup Peringatan Harlah Pancasila 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:32 WITA

Peduli Kesehatan, Bhayangkari Minahasa Gelar Pemeriksaan Pap Smear

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:19 WITA

Sinergi Pemkab Minahasa, Arody Tangkere Pimpin Apel Kerja Bakti, Fokuskan Pembersihan Drainase dan Jalur Wisata

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:35 WITA

Dukacita Mendalam Pemkab Minahasa untuk Ade Natanael Jonathan Anugrah

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:08 WITA

Pemkab Minahasa Matangkan Kesiapan Program Nasional 3 Juta Rumah

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:30 WITA

Dua Sekolah Pimpinan SMP Negeri di Tondano Resmi Diganti, Ini Harapan Bupati Minahasa

Berita Terbaru

Exit mobile version