Pilarportal.com, Jakarta — Pemerintah menyampaikan keprihatinan mendalam dan menginstruksikan langkah cepat dalam penanganan korban ledakan yang terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta Utara pada Jumat siang (7/11).
Dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah tersebut, serta menekankan pentingnya langkah cepat untuk memastikan keselamatan dan penanganan para korban.
“Presiden menegaskan agar seluruh pihak terkait segera mengambil langkah cepat, memberikan pelayanan medis terbaik bagi korban, dan memastikan keamanan di sekitar lokasi,” ujar Prasetyo Hadi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan peristiwa ini sebagai peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa aparat kepolisian telah mengevakuasi dan memberikan penanganan medis kepada seluruh korban.
Hingga saat ini, tidak ada korban meninggal dunia, namun dua korban masih menjalani operasi di rumah sakit.
Kapolri menambahkan bahwa tim kepolisian telah mengidentifikasi terduga pelaku dan sedang melakukan pendalaman terkait identitas, lingkungan tempat tinggal, serta motif di balik kejadian tersebut.
“Kami terus melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan motif dan jaringan yang mungkin terkait dengan peristiwa ini,” tegas Jenderal Sigit.
Peristiwa ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta ini mendapat perhatian serius dari pemerintah, dan seluruh aparat diminta bersinergi dalam memastikan kondisi aman serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Sumber: BPMI Setpres












