Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran mengungkapkan, pentingnya peran pengelolah program kesehatan lanjut usia (Lansia) untuk meningkatkan angka harapan hidup di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Hal ini disampaikan Pasandaran dalam kegiatan Pertemuan Penguatan Upaya Kesehatan Lansia di Sangihe yang di laksanakan pada 6 Juni sampai 7 Juli di Salah satu hotel di Tahuna dan di ikuti oleh pengelolah program kesehatan lanjut usia dari 17 Puskemas se-Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Menurut mantan Direktur RS. Liun Kendahe itu, angka harapan hidup di Kabupaten Kepulauan Sangihe saat mencapai 74 tahun sampai 75 tahun.
Dengan makin tingginya harapan hidup dan populasi usia lanjut di Sangihe membutuhkan program khusus.
“Peran pengelolah program kesehatan lanjut usia di setiap Puskesmas sangat dibutukan dan harus berinovasi sehingga mampu menjaga kesehatan yang sehat dan mengurangi yang sakit,” ungkapnya.
Untuk itu ia berharap, agar pengelolah program kesehatan di setiap Puskesmas melakukan pelayanan kesehatan secara komprehensif.
“Pengelolah program harus memahami betul situasi (Lansia) yang ada di wilayahnya masing- masing hingga punya mapping terkait kondisi kesehatan parah lansia,” kuncinya.
Turut hadir, Direktur RS Liun Kendage Tahuna, dr Aprikonus Daud Loris sebagai narasumber.
