Lokasi Akibat Longsor Diperbaiki, Warga Sumompo: Terimakasih  BPJN Sulut

Minggu, 12 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase, Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio & Tim, Warga Sumompo dan Lokasi yang sudah diperbaiki. (Foto: Yudi/Pilar)

Foto kolase, Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio & Tim, Warga Sumompo dan Lokasi yang sudah diperbaiki. (Foto: Yudi/Pilar)

Pilarportal.com – Manado – Akibat Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Manado, Jumat pagi (27/1) menyebabkan lima orang meninggal dunia.

Dimana rinciannya, satu orang meninggal dunia akibat banjir, dan empat orang lainnya meninggal akibat longsor.

Tercatat, bukan hanya itu, 400 rumah yang tersebar di 34 desa/kelurahan dan 9 kecamatan terendam banjir yang terjadi sejak Jumat (27/1). Banjir dengan tinggi muka air yang antara 80-300 sentimeter itu berdampak pada 3.013 KK atau 9.382 jiwa.

Diketahui  peristiwa tanah longsor juga berdampak pada 63 KK dan terbagi di beberapa titik yang tersebar di 22 desa/kelurahan dan 7 kecamatan. Rumah rusak ada sebanyak 53 unit termasuk 1 tempat ibadah.

Semua pihak, baik instansi pemerintah,swasta,TNI,Polri langsung bergerak cepat memberikan bantuan langsung maupun melalui perantara.

Tak terkecuali, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara  langsung menurunkan tim ke titik-titik lokasi yang terdampak tanah longsor.

Terpantau wartawan,  Minggu (29/1) Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio M.K, ST,.MT dan tim  melaksanakan monitoring dan evaluasi di sekitar ruas jalan yang longsor di Kelurahan Sumompo  Lingkungan III.

BACA JUGA  Ratusan Personel Polri Bantu Evakuasi Korban Banjir dan Tanah Longsor di Kota Manado 

“Saya minta agar pengerjaan dilakukan sekarang, walaupun masih darurat, setidaknya bisa mencegah longsor yang lebih parah,” ujar Kabalai kala itu dihadapan staf.

Sementara itu, Mario warga Lingkungan III Kelurahan Sumompo saat ditemui dirumahnya yang berlokasi persis di lembah perbaikan akibat longsor, Minggu (12/2) mengungkapkan terimakasih kepada BPJN Sulut yang sudah memperbaiki lokasi longsor dan mengalihkan aliran air.

“Saya berterimakasih kepada BPJN Sulut, walaupun masih darurat yang dikerjakan tetapi sudah sangat menolong, harapan kami kedepannya pengerjaan di lokasi longsor akan dibuat permanen,”ungkap Mario.(yud)

Berita Terkait

Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka
Kemarau Berkepanjangan Mulai Berdampak di Manado, Kebakaran dan Harga Pangan Naik
Presiden Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Bahas Hubungan Strategis Indonesia-Rusia
Presiden Prabowo Minta Laporan Terbaru Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
Pasca Kebakaran Gereja, Kakanwil Ditjenpas Sulut Pastikan Pembinaan Rohani WBP Lapas Manado Tetap Berjalan
Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Puluhan Ribu Warga Hadir
Presiden Prabowo Disambut Ribuan Warga Jombang Jelang Muktamar ke-35 NU
Ekonomi Global Diproyeksi Bangkit pada 2027, Menkeu Ungkap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:27

Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka

Jumat, 4 September 2026 - 08:25

Presiden Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Bahas Hubungan Strategis Indonesia-Rusia

Kamis, 3 September 2026 - 07:32

Presiden Prabowo Minta Laporan Terbaru Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:30

Pasca Kebakaran Gereja, Kakanwil Ditjenpas Sulut Pastikan Pembinaan Rohani WBP Lapas Manado Tetap Berjalan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:05

Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Puluhan Ribu Warga Hadir

Berita Terbaru