Gorontalo, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) berhasil memastikan pasokan listrik tetap andal tanpa gangguan selama kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Provinsi Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).
Keandalan listrik tersebut mendukung seluruh agenda kenegaraan Presiden RI, termasuk peresmian Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, yang menjadi salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat kawasan pesisir menjadi wilayah modern, produktif, dan mendukung ketahanan pangan nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan keberhasilan pengamanan sistem kelistrikan dalam agenda Presiden RI merupakan hasil persiapan matang serta koordinasi intensif seluruh personel di lapangan.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo berjalan lancar dengan dukungan listrik yang andal dan tanpa kedip. Bagi PLN, menjaga keandalan kelistrikan dalam agenda kenegaraan merupakan prioritas utama sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah,” ujar Usman Bangun.
PLN memastikan sistem kelistrikan Gorontalo berada dalam kondisi aman selama kunjungan berlangsung. Tercatat daya mampu pasok mencapai 579,13 Mega Watt (MW), sementara beban puncak tertinggi berada di angka 525,32 MW. Dengan demikian, sistem masih memiliki cadangan daya sebesar 53,81 MW.
Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menjelaskan bahwa PLN menerapkan sistem pengamanan berlapis pada lokasi-lokasi prioritas yang menjadi pusat kegiatan Presiden RI.
“Kami menerapkan pengamanan suplai listrik ring 1, ring 2, hingga ring 3 untuk memastikan tidak ada gangguan selama kegiatan berlangsung. Sebanyak 31 personel disiagakan penuh dengan dukungan peralatan lengkap,” jelas Hardi.
PLN juga menyiapkan enam posko siaga di sejumlah titik strategis, di antaranya VIP Bandara Djalaludin, Stadion Merdeka, serta lokasi utama peresmian Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan.
Untuk menjaga keandalan sistem, PLN turut menyiapkan mobil Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) atau mobil sentuh langsung, sehingga proses penanganan gangguan dapat dilakukan tanpa pemadaman listrik.
Selain itu, lokasi utama acara juga diperkuat dengan genset cadangan berkapasitas 140 kVA sebagai backup apabila terjadi kondisi darurat.
Keberhasilan pengamanan pasokan listrik ini juga didukung sinergi PLN bersama Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri.
Seluruh infrastruktur distribusi, mulai dari Gardu Induk Botupingge, Gardu Induk Gorontalo Baru, hingga gardu hubung strategis lainnya dipastikan beroperasi optimal selama kunjungan Presiden RI.
Melalui keberhasilan ini, PLN kembali menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan listrik yang andal untuk mendukung pembangunan nasional, termasuk agenda strategis pemerintah di berbagai daerah Indonesia.
Penulis : Roos Yunita
Editor : Roos Yunita























Komentar