Krisis Angkutan Umum di Manado, Organda Sulut Dorong Inovasi dan Kolaborasi Transportasi

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulawesi Utara, Novry J. Rengkung

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulawesi Utara, Novry J. Rengkung

Pilarportal.com, Manado – Dalam beberapa tahun terakhir, angkutan umum di Kota Manado mengalami penurunan drastis. Penyebab utama kondisi ini adalah persaingan dari taksi online dan angkutan ilegal (taksi gelap), yang mengakibatkan minat masyarakat terhadap angkutan umum—terutama bus kota—semakin menurun.

Sejumlah terminal tipe B di Manado bahkan kini terlihat sepi, seperti mati suri.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulawesi Utara, Novry J. Rengkung, menyampaikan keprihatinannya terhadap krisis ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai bahwa para pengusaha angkutan umum legal, yang selama ini telah berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi, kini berada di titik paling terpuruk.

“Kami melihat banyak pengusaha legal yang terus tertekan oleh persaingan tidak sehat. Padahal mereka adalah mitra pembangunan daerah,” ujar Rengkung.

Ajakan Kolaborasi dan Inovasi Transportasi

Menanggapi hal tersebut, Organda Sulut menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak pengusaha angkutan umum resmi, sembari mengajak pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, Direktorat Lalu Lintas, dan pelaku usaha transportasi lainnya untuk bersinergi membangun sistem transportasi publik di Manado yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

“Sudah saatnya kita mengubah wajah angkutan umum. Ini bukan hanya soal kendaraan, tapi juga tentang layanan berkualitas, standar keselamatan tinggi, dan jaminan asuransi bagi penumpang. Dengan pengemudi yang profesional seperti di luar negeri, kepercayaan masyarakat bisa kembali,” ungkapnya.

Edukasi & Pendekatan Hukum, Bukan Konfrontasi

Rengkung juga menyatakan bahwa Organda aktif melakukan pemantauan langsung ke terminal-terminal dan berdialog dengan para sopir.

Ia mengimbau agar pengemudi tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan aksi sweeping atau unjuk rasa terhadap angkutan ilegal, karena permasalahan seperti ini sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum.

“Dengan bersatu dan berpikir ke depan, kita bisa menghidupkan kembali angkutan umum sebagai pilihan utama masyarakat Manado,” tegasnya.

 

 

Berita Terkait

Polda Sulut Gelar Lomba Olah TKP, Tingkatkan Profesionalisme Personel Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Imigrasi Sulut Bahas Implementasi KUHAP Baru dalam Penegakan Hukum Keimigrasian
MUSDA III KAI Sulut Dihadiri Ketum KAI, John Jesky Sada Terpilih sebagai Ketua
Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov
HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi
YSK Sambut Gubernur Akmil di Wisma Negara Bumi Beringin
DPRD dan Polda Sulut Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan
Polda Sulut Kaji Pembentukan dan Peningkatan Status Sejumlah Polsek

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:34 WITA

Polda Sulut Gelar Lomba Olah TKP, Tingkatkan Profesionalisme Personel Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:46 WITA

Imigrasi Sulut Bahas Implementasi KUHAP Baru dalam Penegakan Hukum Keimigrasian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:57 WITA

MUSDA III KAI Sulut Dihadiri Ketum KAI, John Jesky Sada Terpilih sebagai Ketua

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:36 WITA

Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:57 WITA

HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi

Berita Terbaru