Pemkot Manado Gelar Raker, Angouw: Bapenda Bantu Ketua-Ketua Lingkungan Identifikasi Pengenaan PBB

Selasa, 20 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Manado – Wali Kota Manado Andrei Angouw memimpin Rapat Kerja Pencapai PBB dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado di Hall Soekarno, Maumbi, Selasa (20/09) pagi.

BACA JUGA  Bersama Umat Muslim, Walikota dan Wawali Manado Hadiri Sholat Ied di Lapangan Sparta Tikala
Raker ini merupakan Rapat Evaluasi Pendapatan Daerah Khususnya progres capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Manado. Hadir dalam rapat ini Kepala Bapenda Kota Manado Steven Rende, para Kabid dan pejabat teknis Bapenda.

Dalam arahannya, Walikota yang didampingi Sekretaris Pemerintah Kota Dr. Micler C.S. Lakat S.H.,M.H menyampaikan beberapa hal termasuk kinerja Ketua-Ketua Lingkungan dilapangan yang menurut Walikota harus dibantu oleh Bapenda dalam rangka identifikasi pengenaan PBB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Secara Daring, Wali Kota Manado Ikut Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2022
Wali Kota meminta untuk identifikasi pengenaan PBB dilapangan terutama luas Bumi/tanah dan luas Bangunan.

“Total tagihan PBB dalam kaitan ini harus dihitung sesuai peruntukan. Ini penting supaya kita mendapatkan data yang valid,” kata Wali Kota.

BACA JUGA  Kunjungi Pasar Pinasungkulan Karombasan, Walikota Memastikan Penataan Pasar yang Nyaman
Ikut dibahas adalah Nilai Objek Pajak (NOP) yang ada dilapangan baik untuk warga masyarakat maupun lahan bangunan pihak swasta termasuk para pengembang Perumahan di Kota Manado.

Wali Kota selalu menanyakan upaya kita bagaimana ketika menemukan dilapangan adanya ketidakpatuhan Pembayaran PBB.

BACA JUGA  Peringati HUT RI FKUB Sulut Gelar Karnaval Dihadiri Walikota Manado
Walikota mengatakan agar dibentuk tim khusus untuk melakukan identifikasi terhadap pengembang untuk mencek dilapangan kondisi lahan termasuk bangunan sehubungan dengan penetapan pajak khususnya PBB. Walikota meminta ada termin waktu pelaksanaan kerja-kerja dilapangan.

“Pemukiman umum akan melibatkan ketua-ketua lingkungan, sementara yang khusus seperti pengembang perumahan dan usaha akan ditangani oleh tim khusus,” saran Walikota.

BACA JUGA  Kelurahan Bumi Nyiur Mewakili Manado ke Tingkat Provinsi, ini Kata Sualang
Kembali Walikota menanyakan waktu dan target dengan membuat Konsep Kerja dilapangan.

“Buatlah konsep kerja, supaya setiap step dapat kita ketahui dan dapat kita ukur sekaligus kita tau capaianya,” urai Walikota.

Lewat Googale Map Walikota memaparkan beberapa contoh dilapangan, sekaligus menganalisis pengenaan Pajak PBB. Terdapat beberapa hal yang harus disesuaikan penganaan PBBnya setelah dilakukan analisis.

BACA JUGA  Wali Kota Manado: Pelaksana Dilapangan itu Camat, Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan
Selesai membahas PBB, ikut dibahas juga soal Pajak Restoran dengan mengetahui omsetnya berapa. Bagi Walikota Pajak Restoran bukan milik pengusaha restoran tapi itu adalah milik rakyat yang masuk ke Kas Pemerintah dalam bentuk pengenaan Pajak Restoran sebesar 10 Persen.

“Jadi yang bayar pajak ini adalah konsumen yang dititip ke mereka, bukan diambil ke mereka,” kata Wali Kota.

Bagi Walikota hal ini perlu diketahui oleh pihak Restoran agar ada pemahaman bersama dengan Pemerintah bahwa Pajak Restoran sebesar 10 persen ini berasal dari konsumen yakni masyarakat yang makan direstoran tersebut.

Walikota mencontohkan manajemen pengelolaan sebuah Restoran yang mempekerjakan 10 karyawan misalnya. Dari analisis Walikota sudah bisa diketahui besaran omset restoran tersebut berapa besar sehingga tentunya dapat menghitung besaran pajak restorannya sebesar 10 persen dari omset. Walikota mengharapkan bahwa restoran-restoran ini bisa diidentifikasi supaya nantinya akan diundang untuk penyamaan persepsi sehubungan dengan pengenaan Pajak Restoran sebesar 10 persen.

Hal lain yang ikut disinggung Walikota adalah BPHTB disarankan Walikota untuk bisa koordinasi dengan REI. Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU), Pajak Parkir, Pajak Hiburan, Pajak Hotel juga ikut dikomentari Walikota untuk mendapat perhatian. Bahkan Walikota berharap soal Pajak Restoran, Hiburan, Parkir dan Hotel capaiannya diatas target.(Mid)

Berita Terkait

Aspirasi Buruh Menggema di TKB Manado, NIBA Dorong Sinergi dengan Pemerintah
May Day 2026 di Manado Berlangsung Damai, Pangdam Mirza: Buruh Pilar Ekonomi
May Day 2026 di Manado Berlangsung Kondusif, Buruh dan Forkopimda Sulut Berbaur
Soroti Dugaan Rekayasa, Tim Hukum TT Minta Gelar Perkara Khusus, Lapor hingga ke Mabes Polri
Rumah Warga di Manado Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta
Polresta Manado Siaga Penuh Amankan May Day 2026
Kapolsek Wanea Resmi Berganti, AKP Nolly Kinda Gantikan AKP Samuel Posumah
Personel Polresta Manado Bersihkan Boulevard Sindulang Dua, Wujud Nyata Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:16 WITA

Aspirasi Buruh Menggema di TKB Manado, NIBA Dorong Sinergi dengan Pemerintah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:11 WITA

May Day 2026 di Manado Berlangsung Damai, Pangdam Mirza: Buruh Pilar Ekonomi

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:33 WITA

May Day 2026 di Manado Berlangsung Kondusif, Buruh dan Forkopimda Sulut Berbaur

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:16 WITA

Soroti Dugaan Rekayasa, Tim Hukum TT Minta Gelar Perkara Khusus, Lapor hingga ke Mabes Polri

Kamis, 30 April 2026 - 08:51 WITA

Rumah Warga di Manado Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta

Berita Terbaru