Pemilihan Rektor Unima, Dugaan di Bayangi Money Politik

Selasa, 21 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,MINAHASA – Pemilihan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) periode 2025-2029 yang digelar pada Kamis (16/01/2025) di Gedung Rektorat UNIMA menuai kontroversi setelah mencuat dugaan praktik money politik (Politik Uang).

Meskipun berjalan lancar sesuai prosedur, muncul indikasi adanya pengaruh finansial dalam pemungutan suara anggota senat.

Informasi dari sejumlah sumber internal menyebutkan bahwa beberapa anggota senat diduga menerima imbalan uang serta janji fasilitas tertentu untuk memilih salah satu kandidat. Dugaan tersebut semakin menguat dengan adanya laporan bahwa jumlah uang yang ditawarkan mencapai Rp 100 juta per suara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar rumor. Beberapa anggota senat menerima tawaran signifikan menjelang pemilihan,” ungkap salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Hasil pemilihan menunjukkan kemenangan telak Dr. Joseph Philip Kambey, SE.Ak., M.B.A., dengan perolehan 26 suara, mengungguli Recky Harold Elby Sendouw, S.P., M.M., Ph.D., yang memperoleh 13 suara, dan Dr. Ignatius Javier Couturier Tuerah, S.S., M.Pd., dengan 4 suara. Pola suara yang dinilai tidak sesuai tren dukungan sebelumnya memunculkan tanda tanya di kalangan civitas akademika.

“Sangat mencurigakan. Pola suara terlihat seperti ada pengaruh yang tidak sehat,” ujar seorang dosen senior yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNIMA, Dr. Catharina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak berwenang.

“Kami belum menerima laporan resmi, tetapi jika ada bukti, silakan disampaikan secara formal agar kami dapat menindaklanjutinya sesuai prosedur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan menegaskan bahwa semua tahapan pemilihan dilakukan sesuai regulasi dan secara transparan.

“Kami memastikan proses berjalan demokratis. Jika ada bukti konkret terkait dugaan pelanggaran, kami siap bekerja sama untuk menyelesaikannya,” katanya.

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat dugaan money politik berpotensi mencoreng nama baik UNIMA sebagai lembaga pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi nilai integritas. (*)

Berita Terkait

Menhan Sjafrie Turun Langsung ke Secaba Amurang, ini Arahannya
Lapas Kelas llB Tondano Deklarasikan Perang Terhadap Narkoba dan HP Ilegal
Anggota DPRR RI Martin Tumbelaka Apresiasi Dapur MBG di SPN Polda Sulut, Dinilai Tertata Baik
Ibadah Oikumene Pemkab Minahasa, Menanamkan Kasih dan Integritas dalam Pelayanan Publik
23 Instansi Bersinergi, Imigrasi Manado Perkuat Pengawasan Orang Asing di Minahasa
Berawal dari Hobi, Hai Setala Sukses Jadi UMKM Handmade Beromzet Jutaan
Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Resmi Buka Pelaksanaan USAJ SD-SMP Tahun 2026
Abrasi Pantai Minahasa, PMI Salurkan 60 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:48 WITA

Menhan Sjafrie Turun Langsung ke Secaba Amurang, ini Arahannya

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:05 WITA

Lapas Kelas llB Tondano Deklarasikan Perang Terhadap Narkoba dan HP Ilegal

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:35 WITA

Anggota DPRR RI Martin Tumbelaka Apresiasi Dapur MBG di SPN Polda Sulut, Dinilai Tertata Baik

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:29 WITA

Ibadah Oikumene Pemkab Minahasa, Menanamkan Kasih dan Integritas dalam Pelayanan Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:57 WITA

23 Instansi Bersinergi, Imigrasi Manado Perkuat Pengawasan Orang Asing di Minahasa

Berita Terbaru

Minahasa Selatan

Pelaksanaan UAS SD Dan SMP Di Kabupaten Minsel Sukses

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:53 WITA

Sulawesi Utara

Menhan Sjafrie Turun Langsung ke Secaba Amurang, ini Arahannya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:48 WITA

Exit mobile version