GPS Distrik Minahasa Kunjungi Korps IV Manado, Refleksi Tema “Cahaya dan Cinta”

Sabtu, 21 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sersan Mayor Orang Muda (SMOM) Korps Tondano, Noldy Sumenge

Sersan Mayor Orang Muda (SMOM) Korps Tondano, Noldy Sumenge

MANADO, Pilarportal.comGerakan Pembawa Suluh (GPS) Distrik Minahasa melaksanakan kunjungan pelayanan ke GPS Korps IV Manado, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pembawa Suluh ke-88 serta momentum Hari Valentine, mengangkat tema besar “Cahaya dan Cinta”.

Ibadah berlangsung penuh sukacita dan reflektif dengan menghadirkan Sersan Mayor Orang Muda (SMOM) Korps Tondano, Noldy Sumenge, sebagai pembawa firman.

Dalam khotbahnya, Noldy mengajak Gerakan Pembawa Suluh untuk memahami makna terang dan kasih sebagai fondasi kehidupan kekristenan di tengah tantangan zaman.

Refleksi Melalui Metode Sederhana

Dalam pengantar firman, Noldy membagikan selembar kertas kepada jemaat yang terbagi dalam dua kolom bertuliskan “Cahaya” dan “Cinta”.

Melalui metode sederhana tersebut, peserta diajak menuliskan pemahaman pribadi mereka tentang dua kata yang menjadi inti iman Kristen.

Menurutnya, terang dan kasih bukan sekadar konsep teologis, tetapi harus menjadi gaya hidup orang percaya.

Perbedaan Generasi, Satu Kasih Tuhan

Noldy juga menyinggung perbedaan mencolok antara generasi masa lalu dan generasi masa kini. Perkembangan zaman, kata dia, memang melahirkan karakter dan tantangan berbeda, namun tidak ada satu pun yang dapat memisahkan manusia dari kasih Tuhan Yesus Kristus.

BACA JUGA  Momen Haru Perayaan Hari Bapak di Gereja Bala Keselamatan Korps IV Manado

“Perbedaan zaman bukan alasan untuk kehilangan terang dan kasih. Kita semua tetap berada dalam kasih Tuhan,” ungkapnya.

Ia membacakan firman dari Injil Matius 5:16 tentang panggilan untuk membiarkan terang bercahaya di depan sesama agar memuliakan Bapa di sorga.

Selain itu, ia mengutip 1 Yohanes 4:8 yang menegaskan bahwa Allah adalah kasih, serta Injil Yohanes 8:12 saat Yesus menyatakan diri-Nya sebagai terang dunia.

Empat Konsep Cinta

Dalam pemaparannya, Noldy menjelaskan empat konsep cinta dalam pemikiran Yunani kuno:

  • Eros – cinta romantis atau penuh gairah

  • Philia – cinta persahabatan

  • Storge – cinta dalam keluarga

  • Agape – cinta tanpa syarat dan tulus

Ia menekankan bahwa cinta sejati adalah agape, yakni kasih yang rela berkorban dan peduli terhadap sesama tanpa pamrih.

Menghidupi Kasih dalam Tindakan Nyata

Kasih, lanjutnya, tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan konkret, seperti:

  • Rela berkorban bagi sesama yang membutuhkan

  • Peduli terhadap lingkungan sosial

  • Menjadi pembawa damai di tengah perbedaan

  • Memberikan teladan hidup yang baik

BACA JUGA  Mayor Emson Santu Sampaikan Khotbah Perdana dalam Ibadah Kesucian Gereja BK Korps IV  Manado

“Kita dipanggil bukan hanya menjadi pendengar firman, tetapi pelaku kasih,” tegasnya.

Merangkul Semua Generasi dalam Terang Tuhan

Ibadah tersebut juga menyoroti karakter berbagai generasi, mulai dari Silent Generation hingga Generasi Alpha. Perbedaan karakter dinilai sebagai kekayaan yang perlu dirangkul dalam terang dan kasih Tuhan.

Berikut klasifikasi generasi berdasarkan tahun kelahiran:

  • Silent Generation (1928–1945) – Disiplin dan loyal

  • Baby Boomers (1946–1964) – Pekerja keras dan kompetitif

  • Generasi X (1965–1980) – Mandiri dan adaptif

  • Generasi Y/Millennials (1981–1996) – Kreatif dan melek teknologi

  • Generasi Z (1997–2012) – Digital native

  • Generasi Alpha (2013–sekarang) – Tumbuh di era AI dan otomatisasi

Noldy menegaskan bahwa meskipun karakter tiap generasi berbeda, semuanya tetap dipanggil menjadi terang dunia dan menghadirkan kasih di tengah masyarakat.

Harapan Kolaborasi Pelayanan

Opsir Korps IV Manado Mayor Emson Santu menyampaikan harapan agar kebersamaan dengan GPS Distrik Minahasa terus terjalin dan berkembang dalam kolaborasi pelayanan ke depan.

“Kami rindu kebersamaan ini terus berlanjut, dan hanya Tuhan yang dimuliakan,” tutupnya.

BACA JUGA  Let Kol Hosea Makagiantang: Selamat Menjadi Jemaat yang Memberkati 

Berita Terkait

Pasca Kebakaran Gereja, Kakanwil Ditjenpas Sulut Pastikan Pembinaan Rohani WBP Lapas Manado Tetap Berjalan
Kakanwil Ditjenpas Sulut Turun ke Lapas Manado, Cek Blok Lansia hingga Lokasi Bekas Kebakaran
Siswi SMA Eben Haezar Manado Glorya Mintalangi Raih Juara 2 Duta Muda BPJS Kesehatan Manado 2026
KPK Ajak Jurnalis dan Kreator Manado Hidupkan Pesan Antikorupsi Lewat Cerita dan Ilustrasi
Karya WBP Lapas Manado Jadi Bekal Hidup Mandiri Setelah Bebas
GPS Distrik Minsel Gelar MPDK, 120 Orang Dikuatkan Lewat Pesan Kekudusan
Panitia TOMDIV Sulut 2027 Resmi Dikukuhkan, Berikut Susunannya
Orang Muda Bala Keselamatan se Manado Werot Rayakan HUT RI ke-81 dengan Pesan “Merdeka di dalam Kristus”

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:30

Pasca Kebakaran Gereja, Kakanwil Ditjenpas Sulut Pastikan Pembinaan Rohani WBP Lapas Manado Tetap Berjalan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:19

Kakanwil Ditjenpas Sulut Turun ke Lapas Manado, Cek Blok Lansia hingga Lokasi Bekas Kebakaran

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:58

Siswi SMA Eben Haezar Manado Glorya Mintalangi Raih Juara 2 Duta Muda BPJS Kesehatan Manado 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:34

KPK Ajak Jurnalis dan Kreator Manado Hidupkan Pesan Antikorupsi Lewat Cerita dan Ilustrasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:57

Karya WBP Lapas Manado Jadi Bekal Hidup Mandiri Setelah Bebas

Berita Terbaru