Ikuti HLM TPID dan TP2DD, Sekda Lynda Watania Sebut Agenda Besar Persiapan HKBN

Rabu, 22 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Minahasa – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (21/01/2025).

Sekda Watania menyampaikan bahwa agenda ini membahas persiapan pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri serta upaya percepatan digitalisasi di Sulawesi Utara.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan stabilitas harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, terutama pada komoditas pangan. Selain itu, kami juga membahas percepatan implementasi digitalisasi daerah untuk mendukung pembangunan ekonomi di tahun 2025,” ujar Sekda.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Andry Prasmuko, dalam sambutannya mengatakan bahwa kinerja perekonomian Sulawesi Utara pada 2024 cukup membanggakan, dengan inflasi berada di peringkat terendah kedua secara nasional. Ia juga menyebutkan bahwa Sulut meraih empat penghargaan pada Championship TP2DD 2024.

Namun, tantangan inflasi diprediksi meningkat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, di mana permintaan terhadap komoditas pangan cenderung melonjak. Hal ini diperburuk oleh kenaikan harga di daerah kepulauan akibat tantangan distribusi. Oleh karena itu, kolaborasi antar daerah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan jalur distribusi dan menjaga stabilitas harga.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara melalui Asisten II, Tahlis Gallang menekankan pentingnya langkah strategis untuk pengendalian inflasi. “Ada lima aksi utama yang harus dilakukan yaitu identifikasi peningkatan konsumsi, sidak pasar berkala, pelaksanaan Gerakan pangan nurah, Kerja sama antar daerah, serta Analisis perilaku konsumsi masyarakat. Semua langkah ini harus dilakukan secara terintegrasi,” jelasnya.

Selain itu, percepatan digitalisasi juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah diminta memperluas kanal pembayaran digital, mendorong penggunaan QRIS, serta mempercepat implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah” tutup Gallang.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati dan Wali Kota, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Auditor Utama, pimpinan instansi vertikal, Tim TPID, TP2DD, dan Satgas Pangan se-Sulawesi Utara.(*)

Berita Terkait

DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026
Sertijab Kasatpol PP Minahasa: Lexie Korengkeng Gantikan Arnold Siby
Desa Leilem Tiga Kecamatan Sonder Bangun Paving Block 95 Meter dari Dana Desa 2026
Pemdes Kolongan Atas, Mantapkan Program Prioritas Desa Musdes RKPDes 2027 yang Partisipatif
Musdes Rembuk Stunting, Desa Kolongan Atas Bahas Pencegahan Stunting dan Penguatan Tata Kelola Desa
Minahasa Dukung Perkuat Budaya HAM, Bupati Robby Dondokambey Dorong Layanan Inklusif
7 CPNS Lapas Tondano Ikuti Pembaretan, Disiapkan Jadi PNS Berintegritas
Bupati Robby Dondokambey Pimpin Apel Kendaraan Dinas: Tekankan Disiplin dan Harus Terawat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:39

DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 11:54

Sertijab Kasatpol PP Minahasa: Lexie Korengkeng Gantikan Arnold Siby

Sabtu, 12 September 2026 - 07:03

Desa Leilem Tiga Kecamatan Sonder Bangun Paving Block 95 Meter dari Dana Desa 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 06:29

Pemdes Kolongan Atas, Mantapkan Program Prioritas Desa Musdes RKPDes 2027 yang Partisipatif

Sabtu, 12 September 2026 - 00:01

Musdes Rembuk Stunting, Desa Kolongan Atas Bahas Pencegahan Stunting dan Penguatan Tata Kelola Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026

Senin, 14 Sep 2026 - 19:39

Exit mobile version