Wakapolri Perkuat Koordinasi dengan Otoritas Arab Saudi Jelang Puncak Haji 2026

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Riyadh, Pilarportal.com — Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo bersama tim melakukan pertemuan dengan jajaran Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi di Riyadh, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan perlindungan jemaah Indonesia menjelang puncak musim haji 2026.

Kedatangan Wakapolri disambut Wakil Direktur Intelijen PSS Arab Saudi Mayjen Abdul Hamid mewakili pimpinan PSS.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh penghormatan sebagai bentuk eratnya hubungan Indonesia dan Arab Saudi.

Lawatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi Satgas Haji Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah RI. Fokus utama diarahkan pada pengawasan, pencegahan, serta perlindungan masyarakat dari praktik haji non-prosedural dan penyalahgunaan visa.

Satgas Haji dan Umrah Polri Tahun 2026 tercatat telah menangani 11 laporan polisi dan 21 laporan informasi.

Dari penanganan tersebut, sebanyak 13 tersangka diamankan dengan total kerugian masyarakat mencapai Rp10 miliar lebih.

Selain itu, aparat juga telah mencegah keberangkatan 32 WNI calon jemaah haji non-prosedural.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari masyarakat menjadi korban keberangkatan ilegal dan penipuan perjalanan haji.

BACA JUGA  Alumni Akpol 90 Gelar Baksos, Warga Sayung Rasakan Manfaat

Dalam pertemuan itu, kedua pihak turut membahas penguatan pertukaran informasi dan percepatan penanganan persoalan yang berpotensi dihadapi jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan perlindungan jemaah membutuhkan sinergi kuat sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah RI terus memperkuat pengawasan di dalam negeri untuk mencegah keberangkatan non-prosedural dan melindungi masyarakat dari praktik penipuan,” ujarnya.

Menurut Johnny, koordinasi dengan otoritas Arab Saudi menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh jemaah Indonesia memperoleh keamanan dan perlindungan selama menjalankan ibadah haji.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik haji ilegal.

Koordinasi internasional juga akan terus ditingkatkan demi memberikan perlindungan maksimal bagi jemaah haji Indonesia.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

113 Tersangka Karhutla Ditangani Polri, 4.741 Hektare Terbakar
Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka
Polwan Talaud Dikerjai, Kejutan HUT ke-78 Berujung Haru
Polres Talaud Cek Kesiapan Peralatan Samapta
Maulid Nabi, Wakapolda Sulut Dorong Peningkatan Kinerja
Atasi Dampak El Nino, Polres Tomohon Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Tondangow
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Ganjal ATM, 4 Pelaku Ditangkap
Polres Jakarta Barat Bongkar Aksi Satu Keluarga Bobol ATM, Oksigen Las Habis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:40

113 Tersangka Karhutla Ditangani Polri, 4.741 Hektare Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 12:27

Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka

Jumat, 4 September 2026 - 07:33

Polwan Talaud Dikerjai, Kejutan HUT ke-78 Berujung Haru

Jumat, 4 September 2026 - 07:24

Polres Talaud Cek Kesiapan Peralatan Samapta

Jumat, 4 September 2026 - 07:14

Maulid Nabi, Wakapolda Sulut Dorong Peningkatan Kinerja

Berita Terbaru