Sambut Hari Bhayangkara, Polda Sulut Laksanakan Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga

Pilarportal.com — Manado – Sambut Hari Bhayangkara ke-78 pada 1 Juli 2024 mendatang, Polda Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan upacara ziarah rombongan dan tabur bunga di laut.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan, Kamis (27/6).

Upacara dihadiri Wakapolda beserta para Pejabat Utama Polda Sulut, Ketua, Wakil Ketua, dan Pengurus Bhayangkari Sulut, Anggota Polri serta PNS Polda Sulut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara ziarah rombongan, di taman makam pahlawan (TMP) Kairagi, Kota Manado. Selanjutnya, rombongan melaksanakan upacara tabur bunga dari atas Kapal Polisi Baladewa 8002, di perairan sekitar Mako Ditpolairud Polda Sulut, Kota Bitung.

Upacara dalam rangka Sambut Hari Bhayangkara ke-78 tersebut ditandai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga dan penaburan bunga disejumlah pusara, juga pelarungan karangan bunga serta penaburan bunga di laut, ditutup pembacaan doa.

Sementara itu Kapolda Sulut mengatakan, upacara ziarah rombongan dan tabur bunga di laut merupakan rangkaian kegiatan rutin tahunan dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara.

“Tujuannya untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur demi membela nusa dan bangsa. Sehingga kita wajib menghormati pengorbanan para pahlawan,” kata Irjen Pol Yudhiawan, usai kegiatan.

Selain itu, lanjutnya, sebagai generasi penerus bangsa kita juga harus melanjutkan cita-cita para pahlawan.

“Mari kita meneruskan perjuangan para pahlawan melalui bidang tugas masing-masing untuk kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Irjen Pol Yudhiawan.

Sejarahnya, orang yang mengemban jabatan setara dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia sudah ada sejak 29 September 1945. Dilansir dari laman Museum Polri, Presiden Sukarno melantik R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo menjadi Kepala Kepolisian Negara (KKN) pada 29 September 1945. R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo inilah yang mengusahakan agar kepolisian lebih independen.

Setelah kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, dalam sidang PPKI kedua pada tanggal 19 Agustus 1945, diputuskan bahwa Djawatan Kepolisian Negara akan berada di bawah Kementerian Dalam Negeri. Kemudian, pada tanggal 29 September 1945, Presiden Sukarno melantik R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Kepolisian Negara (KKN).