Talk Show Tabea Manado Kembali Digelar, Terus Kampanyekan Perkuat Penanganan Stunting

Jumat, 27 Mei 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, PILARPORTAL – Staf Khusus Walikota bersama Aliansi Pers Manado (APM) dan Dinas Kominfo Manado kembali mengelar acara Tabea Manado, dengan mengangkat tema Percepatan Penanganan Stunting Manado. Bertempat di Cafe Sehati Sejiwa Ruko Megasmart Kawasan Megamas Manado, pada Jumat (27/05/2022).

Acara yang dipandu langsung oleh pembawa acara kondang, Felix Palenewen yang juga merupakan staf khusus Walikota Manado, menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Manado, dr. Steaven Dandel dan Kepala Dinas PPKB/BKKBN Manado, Ir. Meisje Wollah, M.Si.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Steaven Dandel menutur, pemerintah Kota Manado sudah membentuk tim percepatan penanganan masalah stunting dengan ketua adalah Wakil Walikota dr.Richard Sualang.

“Masalah stunting saat ini menjadi fokus pemerintah, baik pusat maupun di daerah. Untuk Kota Manado kita sudah membentuk tim percepatan penanganan masalah stunting dengan ketua adalah Pak Wakil Walikota dr.Richard Sualang dan sebagai pembina adalah Walikota Andrei Angouw. Dan untuk saat ini, tim sudah melakukan kegiatan yang ditempatkan di kelurahan-kelurahan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya pada tahap remaja dan sampai pada tahapan siap menikah, untuk bagaimana mengatasi masalah stunting sejak dini,” kata Dandel.

BACA JUGA  Usai Jam Kantor, Walikota Angouw Terus Pantau Fasilitas Publik

Dia menambahkan, temuan dari tim percepatan penanganan masalah stunting di Kota Manado ada sebanyak 146 terdeteksi stunting di Kota Manado.

“Tim Percepatan sudah mendeteksi ada 146 kasus yang didapatkan di sejumlah kecamatan di Kota Manado. Ini menjadi perkerjaan rumah kami agar kedepan masalah ini tidak menjadi beban pemerintah di masa yang akan datang,” tukasnya.
Kepala Dinas PPKB/BKKBN Manado, Ir. Meisje Wollah, M.Si mengatakan pentingnya pendekatan keluarga untuk menekan angka peningkatan stunting di Kota Manado.

“Pendekatan masalah keluarga juga penting. Bagaimana kita berkomunikasi antar anak saat masih remaja hingga menjadi calon pengantin khususnya pada unsur kesehatan, itu tugas kami. Sudah ada tim yang sudah dibekali pelatihan, yang sudah tersusun di kelurahan di Kota Manado,” tukas Wollah.

Turut hadir dalam acara dengan topik hangat tentang, bagaimana penanganan masalah stunting kepada masyarakat di Kota Manado tersebut,
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Manado, Lenda Pelealu, staf khusus Walikota Awaludin Pangkey, Steven Rondonuwu dan sejumlah anggota APM.(Middle)

Berita Terkait

Lapas Manado Cetak Kader Imam dan Khotib, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
Keren! Warga Binaan Lapas Tahuna Bikin Kolintang, Pesanan Pertama Datang dari Sekolah
Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Manado Ciptakan Produk Kreatif Bernilai Jual
Ditlantas Polda Sulut Resmikan Bedah Rumah Warga di Malalayang
KPU: Menjaga Nyala Demokrasi di Antara Dua Pemilu
Lapas Manado Panen Daun Bawang, Warga Binaan Dukung Program Ketahanan Pangan
Rutan Manado Perkuat Pembinaan Rohani Lewat Sekolah Alkitab
Imigrasi Manado Deportasi WN Brasil yang Bekerja dengan Visa Wisata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:21

Keren! Warga Binaan Lapas Tahuna Bikin Kolintang, Pesanan Pertama Datang dari Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:04

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Manado Ciptakan Produk Kreatif Bernilai Jual

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:46

Ditlantas Polda Sulut Resmikan Bedah Rumah Warga di Malalayang

Senin, 6 Juli 2026 - 19:12

KPU: Menjaga Nyala Demokrasi di Antara Dua Pemilu

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:54

Lapas Manado Panen Daun Bawang, Warga Binaan Dukung Program Ketahanan Pangan

Berita Terbaru