Wagub Sulut Arahkan Guru P3K Pilih Andi Silangen

Senin, 11 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw saat menyerahkan SK kepada guru P3K di Sangihe.

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw saat menyerahkan SK kepada guru P3K di Sangihe.

Pilarportal.com — Sangihe – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara, Steven Kandouw mengarahkan sejumlah Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) untuk memilih salah satu Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam kegiatan penyerahan SK P3K Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulut dan E-KTP bagi Siswa-siswi SMA/SMK se-Kabupaten yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tahuna.

Dalam Sambutannya, Steven mengajak sejumlah ASN yang hadir agar memilih kembali Ketua DPRD Provinsi Sulut, dr. Fransiscus A. Silangen.

“Ketua DPRD kita ini, bapak Andi Silangen ini merupakan putra Sangihe. Jadi kalau mau Ketua DPRD asal dari Sangihe mari torang (kita) bantu pilih terus, bapak Andi Silangen,” ucapnya, Senin (11/12).

Bahkan dalam sambutanya, Kandou sempat mengeluarkan nada ancaman bagi sejumlah guru P3K yang hadir dalam penerimaan SK.

“P3K Inga bae-bae (P3K ingat baik-baik), saya cek nanti jangan ba dusta (Jangan berbohong),” ujarnya.

Sementara di tempat berbeda, Wakil Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian sengketa (P3S) Bawaslu Kabupaten Kepulauan Sangihe, Abdullah Makitulung terkait hal tersebut menjelaskan, setiap kegiatan yang berpotensi terhadap indeks kerawanan pelanggaran Pemilu harus ada jajaran pengawas yang hadir.

BACA JUGA  Atasi Krisis Listrik, Tamuntuan Temui Pimpinan PT. PLN

“Jadi saat ini ketika saya cek kepada divisi P3S memang belum ada laporan atau temuan terkait itu,” jelasnya.

Untuk itu ia berharap agar ada kerja sama masyarakat dalam pengawasan pelanggaran pemilu. Dimana menurutnya, ada keterbatasan jumlah dalam jajaran di Bawaslu.

“Karena Bawaslu ini secara berjenjang agak sedikit tidak bisa mengcover, jadi kalau ada masyarakat menemukan pelanggaran di Bawaslu telah menyediakan posko pengaduan dan silakan dilaporkan,” tandasnya. (Bon)

 

 

Berita Terkait

Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna
Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau
Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal
Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing
Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sangihe Libatkan WNA, ini Penjelasan Imigrasi Sulut
Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:19

Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna

Senin, 8 Juni 2026 - 19:47

Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:52

Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:31

Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:46

Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing

Berita Terbaru