Jasa Raharja Tinjau Lokasi Evakuasi KM Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali

Sabtu, 5 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Banyuwangi – Jasa Raharja menunjukkan komitmennya dalam penanganan kecelakaan transportasi laut dengan meninjau langsung lokasi evakuasi kapal tenggelam KM Tunu Pratama Jaya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (3/7).

Langkah ini diambil setelah kapal yang berlayar dari Ketapang menuju Gilimanuk itu tenggelam di Selat Bali pada Rabu malam (2/7).

Peninjauan dipimpin Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, didampingi Kepala Divisi Pelayanan & TJSL, Hervanka Tri Dianto, serta tim dari wilayah Jawa Timur dan Bali.

Mereka memastikan seluruh korban kecelakaan laut mendapatkan hak jaminan sesuai amanat UU No. 33/1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

“Kehadiran kami adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan santunan secara cepat dan transparan,” ungkap Dewi Aryani.

Ia menegaskan bahwa layanan Jasa Raharja dibangun atas prinsip akuntabilitas dan kemanusiaan, serta kerja sama lintas instansi.

Kunjungan tim juga dilaporkan langsung kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol. (Purn.) Aan Suhanan, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto. Peninjauan meliputi posko evakuasi dan pelayanan medis bagi korban.

BACA JUGA  Jasa Raharja dan Polres Lumajang Percepat Penyerahan Santunan Korban Kecelakaan Minibus yang Tertabrak Kereta Api di Lumajang

Hingga kini, proses evakuasi korban KM Tunu Pratama Jaya masih berlangsung dengan dukungan Basarnas, TNI/Polri, Syahbandar, KPLP, ASDP, serta keluarga korban.

Pemerintah juga telah menginstruksikan investigasi mendalam oleh KNKT untuk mengungkap penyebab tenggelamnya kapal.

Sejak insiden, Kepala Jasa Raharja Wilayah Jatim Tamrin Silalahi dan Kepala Wilayah Bali Benyamin Bob Panjaitan telah aktif berkoordinasi di lapangan.

Menurut Dewi, “pelayanan terbaik tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga respons cepat dan sinergi kelembagaan.”

Peristiwa tenggelamnya KM Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali menjadi pengingat pentingnya peningkatan keselamatan laut serta kolaborasi semua pihak dalam melindungi masyarakat pengguna transportasi laut.

Berita Terkait

Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang
Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran
Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun
Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Prabowo dan Presiden FIFA Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar
Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:19

Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:37

Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03

Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:05

Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!