Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal Asal Filipina Bernilai Rp1 Miliar

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., (Tengah) saat konferensi pers di Joglo Mako Kodaeral VIII, Rabu (5/11).

Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., (Tengah) saat konferensi pers di Joglo Mako Kodaeral VIII, Rabu (5/11).

Pilarportal.com, Manado – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII kembali mencatat prestasi dalam menjaga keamanan wilayah perairan Sulawesi Utara.

Melalui operasi gabungan dengan Bea Cukai Manado dan KSOP Pelabuhan Manado, Kodaeral VIII berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal yang diduga berasal dari Filipina dengan nilai mencapai Rp1,009 miliar.

Keberhasilan ini berawal dari informasi intelijen Kodaeral VIII yang diterima pada 5 November 2025. Informasi tersebut mengungkap adanya muatan barang mencurigakan di atas KM Cantika Lestari 8F dan KM Gregorius, kapal penumpang yang beroperasi di wilayah kerja Kodaeral VIII.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Quick Respond Kodaeral VIII segera bergerak dan melakukan koordinasi cepat dengan Bea Cukai serta KSOP untuk melakukan penindakan di lapangan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil menyita berbagai barang ilegal, di antaranya:

  • 7 karung sianida,

  • 2.236 botol obat ayam ilegal berbagai merek dan ukuran,

  • 720 dos dan 2 karung pakan ayam.

Total nilai barang sitaan tersebut diperkirakan mencapai Rp1.009.810.000.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata sinergitas antara aparat penegak hukum di wilayah perairan Sulawesi Utara dalam mencegah dan menindak peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan negara,” ujar Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., saat konferensi pers di Joglo Mako Kodaeral VIII, Rabu (5/11).

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat pengawasan laut di wilayah perbatasan serta meningkatkan koordinasi lintas instansi dalam mencegah penyelundupan dari luar negeri.

“Kodaeral VIII bersama Bea Cukai dan KSOP Manado akan terus meningkatkan kerja sama dan pengawasan terhadap aktivitas pelayaran di perbatasan, khususnya yang berpotensi dimanfaatkan untuk penyelundupan,” tegasnya.

Kegiatan konferensi pers ini turut dihadiri Wadan Kodaeral VIII, Asintel Dankodaeral VIII, Dansatrol, Kadiskum Kodaeral VIII, Kepala Bea Cukai Manado, serta Kepala KSOP Manado.

BACA JUGA  Kodaeral VIII Sambut Kedatangan KRI SMR-594 dan Taruna AAL dalam Latihan KJK 2025 

Melalui operasi ini, Komando daeral VIII mempertegas komitmen menjaga kedaulatan laut dan keamanan ekonomi nasional, terutama dari ancaman masuknya barang-barang ilegal yang berpotensi merugikan negara.

Berita Terkait

Pangdam XIII/Mdk: Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Kasad Tegaskan Komitmen TNI AD untuk Ketahanan Pangan
Paskah Unsrat 2026 Berlangsung Khidmat, Pangdam Mirza Ajak Mahasiswa Jaga Toleransi
Kabid Pangkerego: Lulusan SMKN 1 Manado Sudah Siap Masuk Dunia Kerja
Pomdam XIII/Merdeka Bongkar Dugaan Penimbunan 4,7 Ton Solar Subsidi di Minut
Gubernur Yulius Selvanus Ajak PDIP Sulut Perkuat Semangat “Baku Tongka”
Didampingi Pangdam XIII/Mdk, Menhan Tinjau Yonif TP 868 Bantong Sakti
Menhan Sjafrie Turun Langsung ke Secaba Amurang, ini Arahannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:09 WITA

Pangdam XIII/Mdk: Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:25 WITA

Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Kasad Tegaskan Komitmen TNI AD untuk Ketahanan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:17 WITA

Paskah Unsrat 2026 Berlangsung Khidmat, Pangdam Mirza Ajak Mahasiswa Jaga Toleransi

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:56 WITA

Kabid Pangkerego: Lulusan SMKN 1 Manado Sudah Siap Masuk Dunia Kerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:10 WITA

Pomdam XIII/Merdeka Bongkar Dugaan Penimbunan 4,7 Ton Solar Subsidi di Minut

Berita Terbaru