Flores Timur, Pilarportal.com – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Minggu (5/7/2026) pukul 22.28 WITA.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, letusan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 1.884 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah utara hingga timur laut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aktivitas erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44,4 milimeter dan durasi sekitar 47 detik.
Hingga saat ini, status GunungLewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Warga juga diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah serta tidak mudah mempercayai kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Ancaman tersebut berpotensi terjadi di sejumlah daerah yang berada di aliran sungai berhulu di GunungLewotobi Laki-laki, seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Bagi warga yang terdampak hujan abu vulkanik, PVMBG mengimbau agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.
Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta PVMBG guna memperoleh perkembangan terbaru aktivitas gunung api.
PVMBG menegaskan akan terus memantau aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dan menyampaikan informasi secara berkala kepada pemerintah daerah serta masyarakat.
Informasi ini bersumber dari PVMBG Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM
























Komentar