Pilarportal.com,TOMOHON – Anggota DPD RI Ir. Stefanus B.A.N Liow, MAP menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMK Negeri Tomohon yang berkedudukan di Kelurahan Woloan Dua Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung dari Jam 09.00 Wita diikuti ratusan peserta yang terdiri dari guru, pegawai dan siswa siswi.
Dalam sosialisasi tersebut, Senator Stefa (SBANL) menjelaskan tentang Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Dengan gaya komunikatifnya, Senator Stefa mengajak guru dan siswa untuk memberikan pandangan dan menantang untuk memberikan pertanyaan.

Tak heran sejumlah peserta menanyakan berbagai hal terkait nilai-nilai kebangsaan. Sementara Drs. Andreas Kaunang mengajak guru dan siswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila ditengah kehidupan sekolah dan dirumah bahkan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri Tomohon Bastian Turambi, S.Pd memberikan apresiasi atas kehadiran Senator Stefa dalam mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Guru dan Siswa.
Selanjutnya pada sore harinya mulai Jam 17.00 Wita di Kelurahan Walian 1 Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon, Senator Stefa menumbuhkan semangat kaum muda remaja dan pemuda untuk tidak melupakan nilai-nilai luhur Pancasila diera digitalisasi.

Dihadapan ratusan peserta yang terdiri dari remaja dan pemuda Walian Raya, Senator Stefa mengatakan bahwa sesungguhnya pemuda adalah penentu dan pemilik masa depan bangsa.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Wulan Republik Kaunang, SH mengakui seiring kemajuan globalisasi dan dunia digitalisasi, maka tidak terelakan nilai-nilai luhur kebangsaan akan terdegradasi.
Oleh karena itu kata Wulan Kaunang bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus terus disosialisasikan terutama kepada kaum muda. Tirza Pangemanan, S.Pd mengatakan dengan kegiatan ini, setidaknya dapat diingatkan dan disegarkan betapa penting dan strategis menumbuhkan nilai-nilai luhur kebangsaan.
Jelly Pitoi, SE menambahkan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan harus dilaksanakan secara masif sampai kepada elemen masyarakat apalagi remaja dan pemuda untuk menangkal paham radikalisme dan intoleransi.” pungkasnya.












