Forum Dialog Pemuda Nusantara Purna Paskibra dan Nyong & Noni Sulut Bersama Komjen Pol Petrus Golose

Kamis, 15 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pilarportal.com – Manado – Saya yakin kedepan diantara purna paskibraka akan ada pejabat bintang tiga.

Saya juga dulu dimotivasi sehingga saya bisa seperti ini menjadi Kepala BNN RI.

Demikian ungkapan Kepala BNN RI Komjen Pol DR.Petrus Reinhard Golose dalam Forum Dialog Pemuda Nusantara Purna Paskibra dan Nyong & Noni Se-Sulawesi Utara 2022 di Convention Center, Novotel Hotels & Resorts, Manado.yang berlangsung pada hari Kamis, (15/12/ 2022 ).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut anggota Purna Paskibraka Sulut tahun 1982 dan 1984 ini, Narkoba lebih berbahaya dari terorisme. Aparat terjerat, polisi, tentara, bahkan Jaksa.

Bahkan, pria kelahiran Manado ini merinci dampak penyalagunaan
Narkoba dapat menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk kerusakan fungsi otak, HIV, bahkan disfungsi seksual juga bisa menyebabkan gangguan mental seperti skizofrenia.

Juga potensi pasar narkoba sangat besar dengan jaringan yang begitu luas membuat banyak ditemukannya beberapa narkoba jenis baru.

“Jaringan internasional sangat besar, yang patut diwaspadai. Jangan sampai menjaring para generasi muda”, tambahnya.

BACA JUGA  Kepala BNN RI Terima Kunjungan Silaturahmi Jampidmil

Dukungan modal oleh para bandar untuk pemasaran barang haram ini sangat luas, baik lewat jalur darat, laut dan udara. Diibaratkan seperti perdagangan senjata secara ilegal, imbuhnya.

Apalagi Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas sehingga berpotensi masuk lewat jalur laut. Bahkan mereka (bandar) juga telah beradaptasi dengan berbagai perkembangan teknologi untuk berdagang narkoba.

“Untuk teknologi mereka menggunakan dark web” jelasnya.

Dirinya juga menolak mentah-mentah jika ganja dilegalkan untuk digunakan dan dipasarkan dengan berbagai alasan termasuk untuk kebutuhan medis, sebab pajaknya belum tentu menguntungkan dan belum lagi dampak ketergantungan.

“Saya ingin generasi muda berkembang dengan berprestasi, untuk itu saya menolak ganja dilegalkan”, tandas mantan Kapolda Bali ini.(yud)

Berita Terkait

Operasi Senyap Bareskrim Berhasil! 23 Ton Komoditas Ilegal Diamankan di Pontianak
Ringan Sama Dijinjing! Pesan Menyentuh di Halal Bihalal Keluarga Besar Rajawali Baru
Imigrasi Sulut Gaspol GCI, 83 Peserta Bahas Visa hingga Investasi Global
Ramdhani Sabet Change Maker Awards 2026, Solusi Stateless Jadi Kunci
Dari Jalanan Manado, Anak Muda Gereja Bala Keselamatan Sampaikan Kasih Tuhan
Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Global, Dua Otak Kejahatan Ditangkap di Kupang
BPJS Kesehatan Luncurkan Quick Wins 100 Hari, Layanan PANDAWA Kini Bisa Diakses 24 Jam
Polri Bongkar Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Banten, 5 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:35

Operasi Senyap Bareskrim Berhasil! 23 Ton Komoditas Ilegal Diamankan di Pontianak

Minggu, 19 April 2026 - 17:22

Ringan Sama Dijinjing! Pesan Menyentuh di Halal Bihalal Keluarga Besar Rajawali Baru

Minggu, 19 April 2026 - 13:18

Imigrasi Sulut Gaspol GCI, 83 Peserta Bahas Visa hingga Investasi Global

Minggu, 19 April 2026 - 12:44

Ramdhani Sabet Change Maker Awards 2026, Solusi Stateless Jadi Kunci

Jumat, 17 April 2026 - 22:59

Dari Jalanan Manado, Anak Muda Gereja Bala Keselamatan Sampaikan Kasih Tuhan

Berita Terbaru