Panglima TNI: Bukan Dwi Fungsi tapi Multi Fungsi

Minggu, 18 Juni 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI: Bukan Dwi Fungsi tapi Multi Fungsi/Puspen TNI/

Pilarportal.com – Jakarta –  Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. memberikan arahan kepada seluruh Perwira Tinggi yang selesai melaporkan atas kenaikan pangkat, yang didampingi oleh para istri dan Pejabat Utama Mabes TNI, berlangsung di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (15/06/2023).

Panglima TNI mengajak prajurit TNI untuk terus membangun TNI.

“Mari kita bangun TNI dengan penuh keikhlasan. Tentunya kita semuanya ingin generasi penerus kita lebih baik dari kita. TNI harus lebih maju dari kita saat ini, harus bertahan bahwa TNI memiliki kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi karena memang inilah tugasnya TNI”, ujar Laksamana TNI Yudo Margono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panglima mengatakan, kalau ditanya tentang Dwi Fungsi itu, beliau sangat bersemangat mengatakan karena TNI bukan dwi fungsi lagi, tapi sekarang TNI ini sudah multi fungsi.

“TNI bukan dwi fungsi lagi. Sekarang ini sudah multi fungsi mulai dari gempa, bahkan sampai menahan hujan. TNI sudah jadi dukun hujan. Ayo nek (bila/jika) ada hujan deras ataupun kabut siapa yang bisa disambati (dimintai tolong/bantuan)

? Berkali-kali banjir yang disambati sopo (diminai tolong/bantuan siapa) pak? TNI pak, gak ada lagi. Begitu kekeringan, pengen hujan sopo sing disambati (siapa yang bisa dimintai tolong/bantuan) ?

Itu saya buktikan kemarin. Waktu PAM di Labuan Bajo sampai dikirim 20 ton. 10 ton pertama kurang tambah lagi 20 ton. Tolong bapak Panglima.Tolong bapak Panglima” ujar Panglima dengan logat Jawanya.

Tidak hanya sampai disitu kata, Panglima TNI meneruskan covid sopo sing disambati (siapa yang bisa dimintai tolong/bantuan) ? ya TNI.

Sopo sing wani (siapa yang berani) menyelesaikan di Natuna ? Sopo sing wani (siapa yang berani) menyelesaikan Wisma Atlet ? Yaa TNI.

Gempa, sopo sing berani (siapa yang berani) nembus pertama di Palu, waktu itu dimana saja gempa sampai selesainya gempa, sopo sing disambati (siapa yang dimintai tolong/bantuan) ? Yaa TNI.

“Jadi yen (bila/jika) ditanya dwi fungsi gak usah takut, jawab saja sekarang TNI ini bukan dwi fungsi tapi multi fungsi,” pungkas Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.(puspen tni)

Berita Terkait

Kodaeral VIII Turun Tangan! Bersihkan Lokasi Kebakaran di Manado, Dirikan Posko Bantuan untuk Warga
Santunan Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Tuntas: Ini Rinciannya
Kecelakaan Maut Bekasi: 14 Tewas, Korlantas Gunakan Teknologi Canggih Ungkap Detik-Detik Tabrakan
Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Masih Berjalan, RS Bhayangkara Terima 10 Jenazah
Rakernis Kortastipidkor Polri 2026 Dibuka, Kapolri Tekankan Penguatan Pemberantasan Korupsi
Tragedi KRL Bekasi, Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Meninggal
Wabup Sigi Ungkap Kunci Sukses Paskah Nasional V 2026, 25 Ribu Umat Hadir
PLN–Kodim 1306 Palu Kolaborasi Kuatkan 108 Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:16 WITA

Kodaeral VIII Turun Tangan! Bersihkan Lokasi Kebakaran di Manado, Dirikan Posko Bantuan untuk Warga

Kamis, 30 April 2026 - 07:41 WITA

Santunan Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Tuntas: Ini Rinciannya

Rabu, 29 April 2026 - 21:24 WITA

Kecelakaan Maut Bekasi: 14 Tewas, Korlantas Gunakan Teknologi Canggih Ungkap Detik-Detik Tabrakan

Rabu, 29 April 2026 - 20:48 WITA

Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Masih Berjalan, RS Bhayangkara Terima 10 Jenazah

Rabu, 29 April 2026 - 20:37 WITA

Rakernis Kortastipidkor Polri 2026 Dibuka, Kapolri Tekankan Penguatan Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru

Exit mobile version