Manado – Pilarportal.com – Kota Manado kembali menorehkan prestasi gemilang. Hingga Triwulan III (Januari–September 2025), realisasi investasi di Ibu Kota Sulawesi Utara ini menembus Rp2.801.199.707.311 atau 104 persen dari target tahunan Rp2,7 triliun.
Capaian spektakuler ini menjadikan Manado sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan investasi paling progresif di wilayah timur Indonesia.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Manado Paul Alfrits Sualang, melalui Kabid Pengendalian dan Kebijakan Luky Kuhu, menyebut capaian ini sebagai wujud nyata kerja keras dan sinergi seluruh tim.
“Puji Tuhan, realisasi investasi Kota Manado tahun 2025 meskipun masih Triwulan III sudah melebihi target. Capaian ini sesuai pengumuman resmi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.”ujar Luky Kuhu, SE., Aj.Ak – Kabid Pengendalian dan Kebijakan DPMPTSP Kota Manado di ruang kerjanya, Jumat 1 November 2025.
Ditambahkannya, Investasi di KotaManado semakin meningkat karena Pemerintah Kota memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk berusaha, tentu dengan memperhatikan peraturan dan ketentuan yang berlaku,
Luky juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dinas atas arahan dan dukungan penuh yang membuat target investasi bisa tercapai lebih cepat dari jadwal.
“Terima kasih kepada Kepala Dinas yang sudah mengarahkan kami, sehingga kami di Bidang Pengendalian dan Kebijakan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mencapai target,” tambahnya.
Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci
Menurut Kuhu, keberhasilan ini lahir dari kolaborasi dan disiplin kerja seluruh tim DPMPTSP, di bawah arahan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang melalui Kadis.
Pelayanan perizinan yang cepat, sistem yang transparan, serta digitalisasi layanan menjadi pendorong utama meningkatnya kepercayaan investor.
“Kami tidak hanya mengejar target, tapi membangun fondasi pelayanan yang efisien dan terpercaya,” ujarnya.
Manado, Magnet Baru Investasi di Timur Indonesia
Capaian Rp2,8 triliun menegaskan posisi Manado sebagai kota dengan iklim investasi paling kondusif di kawasan timur Indonesia. Infrastruktur yang berkembang pesat dan stabilitas ekonomi menjadi faktor penentu.
“Tujuan kami sederhana: melakukan yang terbaik untuk Manado tercinta. Kami sadar masih ada kekurangan, tapi itu menjadi pelajaran berharga untuk kami perbaiki,” tutup Luky Kuhu.







