Marak Akun Palsu Serang APH di Talaud, Maariwuth Minta Polisi Seriusi Fenomena ini

Minggu, 16 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Hati-hati dan waspada terhadap penyalahgunaan teknologi informasi. (foto: Adv Nofrian Maariwuth dan rekan sesama Adv)

Pilarportal.com, Talaud – Marak penyalahgunaan teknologi informasi, terutama dalam pembuatan akun palsu yang menyerang seseorang di media sosial.

Terbaru di Kabupaten Kepulauan Talaud marak akun palsu di medsos Facebook ini terjadi pasca putusan Mahkaman Konstitusi terkait pemungutan suara ulang di semua desa di Kecamatan Essang Kabupaten Talaud.

Pantauan wartawan, bertebaran ujaran-ujaran kebencian, menyerang kehormatan pasangan calon, bahkan sampai ke tim sukses ke penyelenggara hingga sampai ke Aparat Penegak Hukum (APH).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelusuran wartawan, ada akun FB palsu yang sudah menyerang kehormatan baik secara pribadi maupun institusi.

Menyerang pribadi salah-satu Jaksa dan seorang Polwan yang di kait-kaitkan dengan PSU di Kecamatan Essang melibatkan Ketua KPU Talaud dalam statemennya di FB.

Melihat fenomena ini Pengacara Muda Talaud Nofrian Maariwuth, SH., SIP angkat bicara.

Dijelaskan Maariwuth, kebetulan kliennya diserang dengan informasi-informasi secara private, seperti menyebut persoalan rumah tangga APH dan menyebut nama serta jabatan.

“Sangat disayangkan hal ini terjadi dengan cara menyerang kehormatan seseorang apalagi jabatan sebagai Aparat Penegak Hukum,” kesal Maariwuth

Maariwuth menambahkan bahwa ada  banyak bukti schreenshot yang iya dapatkan dari rekan-rekannya terkait cliennya yang  diserang di media sosial facebook ini.

Mendapat, kiriman bukti-bukti ini Maariwuth mengatakan akan menindaklanjuti dengan menanyakan ke klien yang dimaksud, apakah akan dibawa ke jalur hukum atau tidak,

” Dari hasil diskusi dengan klien kami ada kesepakatan menempuh jalur hukum dengan melaporkan akun-akun palsu yang melakukan penyerangan secara membabibuta ini ke rana hukum yaitu di Kepolisian sebab sudah menyerang secara pribadi dan masuk ke urusan rumah-tangga klien kami,” tegas Nofrian.

Ia juga meminta kepada Aparat penegak hukum yang berkompeten untuk menindaklanjuti secara tegas akun-akun yang meresahkan hingga membuat kegaduhan di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud ini yang informasinya belum tentu benar. “Bila perlu tangkap dan diadili,”pungkasnya (Tim)

Berita Terkait

Pomdam XIII/Merdeka Bongkar Dugaan Penimbunan 4,7 Ton Solar Subsidi di Minut
Presiden Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Tinjau Langsung Kondisi Warga di Perbatasan RI-Filipina
Bareskrim Bongkar Penyelewengan LPG Subsidi di Klaten, 1.465 Tabung Disita
Soroti Dugaan Rekayasa, Tim Hukum TT Minta Gelar Perkara Khusus, Lapor hingga ke Mabes Polri
Ruilslag Jalan Nasional di Sulut Disorot, INAKOR Minta Transparansi dan Kejelasan Pemerintah
Polda Sulut Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru Lewat FGD
Aksi Kemanusiaan Polisi Talaud, Ipda Junadi Donorkan Darah Selamatkan Warga Kritis
105 Paket Sabu Disita di Manado, Peredaran Diduga Dikendalikan dari Lapas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:10 WITA

Pomdam XIII/Merdeka Bongkar Dugaan Penimbunan 4,7 Ton Solar Subsidi di Minut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:45 WITA

Presiden Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Tinjau Langsung Kondisi Warga di Perbatasan RI-Filipina

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:18 WITA

Bareskrim Bongkar Penyelewengan LPG Subsidi di Klaten, 1.465 Tabung Disita

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:16 WITA

Soroti Dugaan Rekayasa, Tim Hukum TT Minta Gelar Perkara Khusus, Lapor hingga ke Mabes Polri

Kamis, 30 April 2026 - 08:42 WITA

Ruilslag Jalan Nasional di Sulut Disorot, INAKOR Minta Transparansi dan Kejelasan Pemerintah

Berita Terbaru

Exit mobile version