Pilarportal.com,Minahasa – Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat Makatana Minahasa (MAKMIN) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 yang jatuh pada 5 November 2025 dengan menggelar serangkaian acara sakral yang penuh makna. Puncak peringatan dilaksanakan, bertempat di situs bersejarah Benteng Moraya, Kelurahan Roong, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, pada Sabtu (15/11/2025). dengan Tema “Esa Toroan Minahasa Keter”.
Kawasan Benteng Moraya, yang menjadi simbol kejayaan adat Minahasa, dipadati oleh anggota Ormas Masyarakat Adat Makatana Minahasa. Acara diawali dengan ibadah syukur dilanjutkan dengan upacara adat yang khidmat.
Momen kegiatan tersebut juga menjadi penanda penting bagi organisasi. Dalam rangkaian acara tersebut, dilangsungkan pengukuhan kepengurusan baru Pakasaan Minahasa untuk Masa Bakti Tahun Kerja 2025-2030.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Minahasa, yang diwakili oleh Dr. Arody Tangkere, MAP, Asisten II Sekretariat Daerah sekaligus Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Dalam sambutannya, Dr. Arody Tangkere mengatakan bahwa HUT ke-14 Organisasi Masyarakata Adat Makatana Minahasa ini merupakan “momentum budaya yang sangat bermakna bagi perjalanan dan identitas jati diri orang Minahasa.
Beliau menggarisbawahi komitmen Ormas Makatana Minahasa selama 14 tahun terakhir dalam menjaga, merawat, dan melestarikan adat, tradisi, dan nilai-nilai luhur Minahasa di tengah arus modernisasi yang cepat.
”Organisasi Masyarakat Adat Makatana Minahasa hadir sebagai cakar budaya yang memastikan karakter Tou Minahasa tidak hanyut oleh perubahan zaman,” ujar Arody Tangkere.
Pemerintah Kabupaten Minahasa menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata Ormas ini, mulai dari pelestarian bahasa daerah, kemajuan seni dan budaya, penguatan Pakasaan, hingga membangun solidaritas masyarakat adat.
Pokok acara selanjutnya adalah pelantikan pengurus Pakasaan Minahasa, sebuah langkah strategis untuk memperkuat struktur adat di seluruh tanah Minahasa.
”Kepada pengurus yang baru dilantik, Asisten ll Tangkere menyampaikan selamat dan berpesan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar struktur, tetapi merupakan “berbagai roh internal Minahasa yang menyatu dalam satu persaudaraan,” ujar Asisten ll Tangkere.
Dalam penutup sambutannya, Pemerintah Kabupaten Minahasa menitipkan empat harapan utama kepada pengurus Pakasaan Minahasa yang baru, sebagai pedoman kerja untuk masa bakti 2025-2030, yang pertama, Menguatkan kembali pemahaman generasi muda terhadap akar budaya Minahasa, Kedua Mengembangkan program-program adat yang relevan dengan tantangan zaman, KetigaMengharmoniskan hubungan antara Pakasaan dan semangat Mapalus Budaya Minahasa, Dan keempat Menjadi Mitra Pemerintah dalam pengembangan pariwisata budaya, pelestarian situs sejarah, dan pendidikan adat.
”Arody Tangkere menambahkan, Dengan sinergi antara Pemerintah, organisasi adat, gereja, dan lembaga masyarakat lainnya, optimis bahwa Minahasa akan semakin kokoh dalam identitas dan maju dalam pembangunan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Ormas Adat Makatana Minahasa yang ke-14 serta selamat kepada pengurus Pakasaan Minahasa yang baru dilantik,” ujarnya dalam sambutan mewakili pemerintah kabupaten Minahasa.
Selanjutnya dilanjutkan sambutan, Ketua Umum Organisasi Masyarakat Adat Makatana Minahasa Alvis Metrico Sumilat, menyampaikan, kami sengaja memusatkan perayaan di Benteng Moraya. Tempat ini bukan hanya sekadar monumen, tetapi adalah roh perjuangan yang harus diwariskan kepada generasi penerus. Semangat Makatana Minahasa (Bersatu) dan Esa Toroan (Satu Tujuan) harus kita selaraskan dengan keteladanan para pahlawan di masa lalu,” ujar Ketum Makatana Minahasa (MAKMIN) Alvis Sumilat.
Acara tersebut dilanjutkan dalam ibadah syukur yang dipimpin oleh hamba Tuhan. Ny. Maygresye N. Sambow, dalam khotbahnya yang bersemangat, menyerukan persatuan di bawah semboyan “Esa Toroan Satu Tujuan”. Tujuan utama yang ia usung adalah mewujudkan “Minahasa Keter”
Menurut Maygresye Sambow, Minahasa Keter didefinisikan sebagai Minahasa yang kuat berdaulat, bermartabat, berakar pada budaya, dan berbuah di dalam Iman. Dalam penyampaiannya, Ia menekankan bahwa pencapaian tujuan luhur ini harus berlandaskan pada fondasi. Kami menganjapkan suatu fondasi, yang saya yakin tak pernah lepas zaman dan waktu, yaitu Kasih dan Melayani,” pungkasnya dalam hotbah.
“Usai ibadah syukur, mewakili Dandim 1302/Minahasa. Letnan Satu infanteri Nataniel Baweleng (Danramil Kombi) dalam sambutanya, menyampaikan, Apa yang kita saksikan hari ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Tema yang diusung, “Esa Toroan Minahasa Keter,” memiliki makna yang sangat mendalam satu tujuan.
Maknanya jelas, bahwa kita yang berada dalam organisasi Ormas Adat Makatan Minahasa ini harus betul-betul melaksanakan setiap kegiatan dengan bersinergi dan bekerja sama-sama. Kekuatan kita terletak pada persatuan dan gotong royong,” ucap Danramil.
Lanjut, saya melihat Ormas Makatana Minahasa sebagai organisasi yang sudah “remaja” – sudah mandiri dan mampu berdiri sendiri, serta sudah menjalankan apa yang menjadi pemahamannya. Ini adalah organisasi yang memiliki sinergitas berorganisasi yang kuat. Tentunya saya mencermati bahwa Ormas ini memiliki tujuan yang mulia, antara lain, Memperkuat komitmen terhadap pelestarian adat dan budaya Minahasa serta Membangun sinergitas antara komunitas adat dan Pemerintah. Dirgahayu ke-14 Ormas Adat Makatana Minahasa! Semoga sukses selalu dalam mengemban amanah,” tuturnya.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pelantikan Pengurus Pakasaan Minahasa periode 2025-2030. Prosesi pelantikan berjalan khidmat, ditandai dengan pengucapan ikrar sumpah untuk menjaga adat dan budaya Minahasa, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
”Ketua Pakasaan Minahasa Joel Sumampouw usai dilantik menyampaikan, untuk para semua pengurus Pakasaan Minahasa yang baru dilantik, diharapkan mampu membawa Ormas Makatana Minahasa menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan nilai-nilai Minahasa, Tou Minahasa, Tanah Minahasa, serta mari kita kerja bersama-sama, Solidaritas, mendepankan kebersamaan, dan mendorong sinergi positif dengan Pemerintah Daerah,” pungkasnya.
Sebagai penutup prosesi pelantikan pengurus dan dilanjutkan dengan konvoi kendaraan.
Perayaan HUT ke-14 Makatana Minahasa di Benteng Moraya ini sukses menjadi momentum penguatan identitas dan komitmen kebudayaan, sekaligus menandai dimulainya kepengurusan kepemimpinan Pakasaan Minahasa.
Turut hadir dalam acara Pemerintah Kabupaten Minahasa yang diwakili. Asisten II Sekaligus PLT Kepala dinas Kebudaya dan Pariwisata. Dr. Arody Tangkere, MAP, Mewakili Dandim 1302/Minahasa. Letnan Satu infanteri Nataniel Baweleng (Danramil Kombi). Kapolres Minahada diwakili Kasat Binmas, Camat Tondano Barat Augustina Mangundap. SE, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Franciscus J.P Enoch, SH, Mewakili kapolres Minahasa Kasat binmas Polres Minahasa Iptu Harus Sukisman. Serta Dihadiri para tokoh adat Tonaas-Tonaas dan Walian, pengurus-pengurus Pakasaan/Kabupaten Kota Makatan Minahasa.
