Operasi Wirawaspada di Boltim, Imigrasi Kotamobagu  Awasi WNA di Tambang dan Wisata Emas

Kamis, 17 Juli 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu terus memperkuat pengawasan keimigrasian dengan menggelar Operasi Wirawaspada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu 16 Juli 2025.

Pilarportal.com, Kotamobagu  — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu terus memperkuat pengawasan keimigrasian dengan menggelar Operasi Wirawaspada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu 16 Juli 2025.

Operasi kali ini difokuskan di area pertambangan Desa Lanut dan kawasan wisata tambang emas Desa Tobongon, Kecamatan Modayag.

Kegiatan ini merupakan langkah preventif terhadap potensi pelanggaran keimigrasian oleh warga negara asing (WNA), khususnya di wilayah-wilayah strategis yang rawan disalahgunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan dan mendeteksi secara dini potensi pelanggaran keimigrasian, terutama di area pertambangan dan objek wisata. Ini bagian dari komitmen kami menjaga stabilitas dan keamanan negara,” ujar Harapan Nasution, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu.

Dalam pelaksanaan operasi, tim Imigrasi menemukan lima WNA asal Tiongkok yang tengah berkegiatan di Desa Lanut. Setelah diperiksa, seluruhnya memiliki dokumen Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang masih berlaku dan bekerja di bawah naungan perusahaan lokal di bidang infrastruktur pertambangan.

Di lokasi terpisah, petugas juga mendapati dua WNA asal Singapura yang sedang berkunjung ke wisata tambang emas tradisional di Desa Tobongon.

Keduanya masuk ke Indonesia dengan Visa Kunjungan yang sah dan tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian.

Tim dari Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) juga melakukan wawancara kepada pengelola tambang dan masyarakat sekitar guna mengumpulkan informasi terkait keberadaan WNA lainnya.

Hasil pemantauan tidak menemukan indikasi adanya WNA ilegal atau pelanggaran administratif.

“Kami terus berupaya menjaga keamanan wilayah melalui pengawasan langsung di lapangan, terutama di area yang berpotensi rawan. Sinergi dengan masyarakat menjadi kunci deteksi dini,” ujar Keneth Rompas, Kepala Seksi Inteldakim yang memimpin jalannya operasi.

Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan dukungan terhadap upaya Imigrasi, termasuk dalam pelaporan jika ditemukan aktivitas mencurigakan yang melibatkan orang asing.

Imigrasi Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan frekuensi pengawasan keimigrasian di kawasan industri dan wisata, serta memperkuat kerja sama dengan aparat desa dan warga sekitar.

Operasi Wirawaspada diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kedaulatan negara dari potensi pelanggaran keimigrasian.

 

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Penyelewengan LPG Subsidi di Klaten, 1.465 Tabung Disita
Soroti Dugaan Rekayasa, Tim Hukum TT Minta Gelar Perkara Khusus, Lapor hingga ke Mabes Polri
Ruilslag Jalan Nasional di Sulut Disorot, INAKOR Minta Transparansi dan Kejelasan Pemerintah
Polda Sulut Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru Lewat FGD
105 Paket Sabu Disita di Manado, Peredaran Diduga Dikendalikan dari Lapas
2 Tersangka Ditetapkan! Tabrak Lari hingga Bayi 5 Bulan Tewas, Ini Fakta Lengkapnya
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Phishing Internasional, Aset Rp4,5 Miliar Disita
Resmob Polres Tomohon, Ringkus 9 Pelaku Penganiayaan Sadis di Kakaskasen

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:18 WITA

Bareskrim Bongkar Penyelewengan LPG Subsidi di Klaten, 1.465 Tabung Disita

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:16 WITA

Soroti Dugaan Rekayasa, Tim Hukum TT Minta Gelar Perkara Khusus, Lapor hingga ke Mabes Polri

Kamis, 30 April 2026 - 08:42 WITA

Ruilslag Jalan Nasional di Sulut Disorot, INAKOR Minta Transparansi dan Kejelasan Pemerintah

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WITA

Polda Sulut Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru Lewat FGD

Senin, 27 April 2026 - 07:39 WITA

105 Paket Sabu Disita di Manado, Peredaran Diduga Dikendalikan dari Lapas

Berita Terbaru

Exit mobile version