Curhat Tjan Kok Tjie, dari Laporan Pengancaman Hingga Meminta Bankers Clause

Kamis, 27 Juni 2024 - 08:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tjan Kok Tjie dan didampingi Kuasa Hukum Zemmy M.A Leihitu, SH disalah-satu Rumah Kopi di Kota Manado, Rabu (26/6/2024).

Tjan Kok Tjie dan didampingi Kuasa Hukum Zemmy M.A Leihitu, SH disalah-satu Rumah Kopi di Kota Manado, Rabu (26/6/2024).

Jadi kembali saya ceritkan ,bahwa saat itu Pihak Danamon menawarkan Damai saat itu tapi sampai tidak ada realisasi , karna di suruh bermohon tentang kemampuan pengembalian dana kredit pertama 10 juta kedua mereka bilang 50 juta, tidak setujui.

Saya tanya budjetnya berapa kepada mereka ,mereka tidak mau, akhirnya mereka sampaikan bapak sudah termasuk kredit macet, lalu saya tanyakan kenapa mau di kredit macet ?, sedangkan kami tudak pernah menunggak ( macet saat itu ) disaat musibah  kebakaran tersebut di 1 Agustus 2016 sampai 10 bulan pasca kebakaran itu kami membayar terus karna mereka sampaikan ke kami jangan sampai macet.

Mereka bilang bahwa Manulife itu 5 jiwa asuransinya, kemudian 5 hari kemudian pasca kebakaran ada klaim Asuransi dari manulife dan ini buktinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari catatan tersebut tidak tertulis klaim Asuransinya namun disampaikan hanya akan di kasih pulang Premi seperti mau dikasih ikut ulang lagi Asuransi pasca 5 hari setelah kebakaran,sehingga dari pihak Bank telah mengetahui bahwa ada klaim Asuransi mereka  suruh mengikuti lagi asuransinya.

Kalau masalah Take Over  itu sebanarnya yamg lalai itu dari pihak BCA karna nantu selesai kebakaran baru mereka cabut bankerclose ,nah disinilah kami akan bermohon , mau minta salinan bakerclose dari Bank BCA, BANK Danamon ,Asuransi Wanatata, Asurani Maulife dan Asuransi Adira itulah yang kami mau minta Banker Closenya .

Pernah kami meminta Bankers Clause ke BCA, kami diusir dan disaksikan banyak saksi yakni karyawan.

“Pada kesempatan ini saya meminta bantuan Kapolda Sulut agar membantu permasalahan saya ini, ” pungkas Tjan Kok Tjie.

Berita Terkait

Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Sianida 1 Ton oleh WNA Filipina di Perairan Minahasa Utara
Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern
BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba Sepulang dari Thailand
HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi
YSK Sambut Gubernur Akmil di Wisma Negara Bumi Beringin
DPRD dan Polda Sulut Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan
Polda Sulut Kaji Pembentukan dan Peningkatan Status Sejumlah Polsek
Dua WN China Dideportasi Imigrasi Tahuna

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:32 WITA

Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Sianida 1 Ton oleh WNA Filipina di Perairan Minahasa Utara

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:27 WITA

Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:58 WITA

BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba Sepulang dari Thailand

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:57 WITA

HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:07 WITA

YSK Sambut Gubernur Akmil di Wisma Negara Bumi Beringin

Berita Terbaru