Pj Bupati Sangihe Hadiri Penilaian Kinerja Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 30 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan bersama sejumlah Kepala OPD.

Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan bersama sejumlah Kepala OPD.

Pilarportal.com — Sangihe – Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan di dampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri Penilaian Kinerja terhadap 8 Aksi Percepatan Penurunan Stunting tahun 2022 di Provinsi Sulawesi Utara, Senin, (29/05/22).

Acara di awali dengan pemaparan Kondisi Stunting di Sulawesi Utara oleh Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo dan dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandow yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Sulut.

Wagub dalam sambutannya mengatakan, pihaknya bersama pemerintah daerah se Sulut sangat serius dalam menurunkan angka stunting.

“Kami sangat serius dalam upaya ikhtiar semangat pencegahan stunting, Ini memacu kita untuk terus, jangan pernah kendor terhadap permasalahan stunting ini,” ungkap Wagub

Dirinya mengakui angka stunting di Sulut masih terbilang tinggi. Untuk itu, ia meminta kepada pihak terkait lebih concern dengan percepatan penurunan stunting.

“Jangan berpuas diri karena secara empiris, data menyampaikan prevalensi stunting di Sulut masih 20,5 persen. Bahkan ada beberapa daerah di atas itu,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pelatihan Berbasis Kompetensi Bagi Perempuan Tomohon Diapresiasi Ketua TP PKK Provinsi Kartika Kandouw Tanos
Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan bersama Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan

Menurutnya, stunting memiliki kaitannya dengan kemampuan intelektual. Ia mencontohkan, dari 100 orang 20 di antaranya disuruh a malah dibikin b, sehingga hal tersebut menjadi beban untuk semua aspek kemasyarakatan.

“Makanya tak heran Pak Presiden sangat getol bangsa dan negara ini bebas dari stunting,” tuturnya.

Untuk itu Kandouw, meminta semua pihak terkait jangan main-main mengenai permasalahan stunting. Sebab, kegiatan pencegahan stunting sudah beberapa kali diadakan.

“Semua stakeholder diperluas bahkan TP-PKK dijadikan icon penanggulangan stunting. Visi misi sudah ada. Panduan sudah jelas. Bahkan dananya pun dari berbagai sumber, baik langsung BKKBN, Dinas Kesehatan maupun dana APBD kita masing-masing,” ungkap wagub.

Orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai ini menambahkan persoalan stunting ini perlu diatasi lewat komitmen semua pihak terkait termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) se Sulut.

“Kalau kita komitmen, semua on the track. Kawal biologis berhubung dengan stunting, pasti akan cepat turun.

“Saya mengetuk hati bapak ibu terutama kepala daerah dan wakil. Serta pihak terkait yang punya benang merah dengan ini kewajiban untuk mari momentum ini kita evaluasi,” pinta Kandouw.

BACA JUGA  Pemprov Sulut Evaluasi Kinerja Pj Bupati Sangihe
Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan bersama, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Wagub pun mewarning para peserta yang hadir, jangan hanya memanfaatkan sebagai seremoni saja.

“Kebetulan ini ajang evalausi kebijakan kita. Jangan hanya sebatas karena tempatnya nyaman, terus SPPD. Saya imbau mari kita passion (cegah stunting) musti ada,” tukasnya.

Sementara itu Pj. Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan seusai acara mengatakan apa yang telah di sampaikan oleh Kepala BKKBN, dan oleh pak Wagub akan menjadi atensi bagai semua OPD Pengampu Stunting dan Stekholder terkait.

“Apa yang menjadi atensi pimpinan akan kami tindak lanjuti sehingga target Provinsin Sulawesi Utara dalam percepatan penurunan Stunting akan dapat tercapai” Singkatnya.

Hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, para Bupati/Walikota se Sulut, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen, Kepala BKKBN Sulut dan stakeholder terkait.(boni)

Berita Terkait

4 Daun yang Sering Dipakai untuk Bantu Redakan Demam Anak
6 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, Umbi Lokal yang Kaya Nutrisi
Sering Scrolling HP Sebelum Tidur? Ini yang Terjadi pada Otak
Polda Sulut Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Korban Gempa NTT
Usus Buntu Bisa Berbahaya, Kenali Gejala dan Risiko Jika Terlambat Ditangani
RS Bhayangkara Manado Tambah 28 Kamar, Target Naik ke Tingkat II
Kaki Bengkak Tak Kunjung Hilang? Kenali Tanda yang Bisa Berkaitan dengan Ginjal
Bubur Singkong Punya 4 Manfaat, Tapi Cara Mengolahnya Tak Boleh Sembarangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:15

4 Daun yang Sering Dipakai untuk Bantu Redakan Demam Anak

Kamis, 3 September 2026 - 09:27

6 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, Umbi Lokal yang Kaya Nutrisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:20

Sering Scrolling HP Sebelum Tidur? Ini yang Terjadi pada Otak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:00

Polda Sulut Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Korban Gempa NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:51

Usus Buntu Bisa Berbahaya, Kenali Gejala dan Risiko Jika Terlambat Ditangani

Berita Terbaru