Mahasiswa ini Diamankan Tim Tabur Kejagung dan Kejati Sulut di Jakarta, Ada apa Ya?

Jumat, 7 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terpidana Kris Prawira Dalope tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado dengan menumpang pesawat Citilink QG 300, Jumat, tanggal 07 Oktober 2022 sekitar pukul 06.00 WITA.

Terpidana Kris Prawira Dalope tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado dengan menumpang pesawat Citilink QG 300, Jumat, tanggal 07 Oktober 2022 sekitar pukul 06.00 WITA.

Pilarportal.com, Manado – Terpidana Kris Prawira Dalope tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado dengan menumpang pesawat Citilink QG 300, Jumat, tanggal 07 Oktober 2022 sekitar pukul 06.00 WITA.

BACA JUGA  Tangkap di Jakarta, Kini Oldy Arthur Mumu di Eksekusi ke Lapas Kelas II Manado
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Edy Birton, SH.MH melalui Kasi Penkum Theodorus Rumampuk, SH.MH dalam rilisnya menerangkan, terpidana diamankan di Perumahan Pratama Residence, Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat pada hari Rabu 05 Oktober 2022 sekitar pukul 17:20 WIB oleh Tim Tabur Kejaksaan Agung Dan Tim Tabur Kejati Sulut.

“Terdakwa dibawa ke Manado oleh tim TABUR Kejati Sulut Advani Ismail, SH selaku Kasi E dan Sterry Andih SH. MH selaku Kasi A,” terang Rumampuk.

Diketahui, KRIS PRAWIRA DALOPE merupakan TERPIDANA dalam kasus tindak pidana “dengan sengaja memaksa anak-anak untuk melakukan perbuatan cabul dengannya”.

Adapun Identitas Terpidana yang diamankan, yaitu:

Lelaki KRIS PRAWIRA DALOPE (29) warga asal Kelurahan Dumuhung, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pekerjaan  Mahasiswa.

BACA JUGA  Kejati Sulut Lakukan Penahanan Mantan SPV Bank BUMN
Menurut Rumaampuk berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 797 K/PID.SUS/2017 tanggal 07 Juni 2017,  Jo  Putusan Pengadilan Tinggi Manado nomor : 117/PID/2016/PT.MND Jo Putusan Pengadilan Negeri Tahuna Nomor 91/Pid.Sus/2016/PN.

KPD dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, dan oleh karenanya Terpidana dijatuhi pidana penjara selama 8 (delapan) tahun dan denda Rp60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

BACA JUGA  Pimpin Upacara HBA ke-62, ini yang Disampaikan Kajati Sulut
Terpidana KRIS PRAWIRA DALOPE diamankan karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan oleh karenanya Terpidana dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selanjutnya, Tim bergerak cepat untuk melakukan pemantauan dan setelah dipastikan keberadaannya, Tim langsung mengamankan Terpidana di Jakarta.

BACA JUGA  Kejati Sulut Lakukan Penahanan Mantan SPV Bank BUMN
Setelah tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, sekitar pukul 06.30 WITA Terpidana Kris Prawira Dalope dibawa oleh Jaksa Penuntut Umum dan Tim Tangkap Buronan (TABUR) Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe menuju ke Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) kelas II B Tahuna untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 8 (Delapan) tahun dan denda sejumlah Rp60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

“Melalui program Tabur Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” pungkas mantan Kasie Intel Kejari Manado ini.(*/yud)

Berita Terkait

Bapas Manado Terima Lima Klien Pidana Pengawasan dari Kejari Minut
Kemenko Kumham Imipas Evaluasi Penanganan PFDs di Sulut, Satgas Daerah Diminta Perkuat Koordinasi
Lapas Manado Sidak Kamar Hunian WBP, Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Imigrasi Manado Gagalkan Keberangkatan WNI Diduga Akan Bekerja Ilegal ke Luar Negeri
PLN UP3 Manado Sukses Jaga Listrik Tanpa Kedip Saat Nobar Final Piala Dunia 2026
Lapas Manado Cetak Kader Imam dan Khotib, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
Keren! Warga Binaan Lapas Tahuna Bikin Kolintang, Pesanan Pertama Datang dari Sekolah
Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Manado Ciptakan Produk Kreatif Bernilai Jual

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:10

Bapas Manado Terima Lima Klien Pidana Pengawasan dari Kejari Minut

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:56

Kemenko Kumham Imipas Evaluasi Penanganan PFDs di Sulut, Satgas Daerah Diminta Perkuat Koordinasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:34

Lapas Manado Sidak Kamar Hunian WBP, Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:22

Imigrasi Manado Gagalkan Keberangkatan WNI Diduga Akan Bekerja Ilegal ke Luar Negeri

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:22

PLN UP3 Manado Sukses Jaga Listrik Tanpa Kedip Saat Nobar Final Piala Dunia 2026

Berita Terbaru