Jakarta, Pilarportal.com – Kegiatan Persit Bisa 2 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) ke-80 resmi ditutup pada Sabtu (9/5/2026) setelah berlangsung meriah selama tiga hari di Balai Kartini, Jakarta.
Kegiatan yang digelar sejak 7 hingga 9 Mei 2026 tersebut menjadi ajang besar bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana dari berbagai daerah di Indonesia untuk menampilkan kreativitas, memperkenalkan produk unggulan UMKM, sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota organisasi.
Berbagai produk hasil karya anggota Persit dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, produk fesyen, hingga berbagai hasil industri kreatif yang mencerminkan semangat kemandirian ekonomi keluarga prajurit TNI AD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pameran UMKM, acara juga semakin semarak dengan penampilan fashion show para Ketua Daerah Persit Kartika Chandra Kirana dari seluruh Indonesia. Dengan mengenakan busana khas yang elegan dan bernuansa budaya nusantara, para peserta tampil memukau di atas panggung.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka, Ny. Lely Mirza Agus, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Persit Bisa 2 yang dinilai mampu menjadi wadah pengembangan kreativitas sekaligus sarana memperkuat silaturahmi antaranggota Persit.
“Melalui kegiatan ini, kita melihat begitu besar potensi dan kreativitas para ibu Persit. Ini bukan hanya ajang promosi UMKM, tetapi juga bentuk nyata pemberdayaan perempuan dan dukungan terhadap penguatan ekonomi keluarga,” ujar Ny. Lely Mirza Agus.
Menurutnya, keterlibatan Persit KCK PD XIII/Merdeka dalam kegiatan nasional tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan produk unggulan daerah serta meningkatkan kualitas usaha kreatif yang dimiliki anggota Persit.
Kegiatan Persit Bisa 2 juga dinilai menjadi simbol kekuatan perempuan Persit dalam mendukung organisasi dan keluarga besar TNI AD melalui kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan.
Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Beragam produk lokal yang dipamerkan mendapat perhatian pengunjung karena memiliki nilai kreativitas dan ciri khas budaya daerah masing-masing.
Dengan berakhirnya Persit Bisa 2, diharapkan kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendorong pengembangan UMKM, memperkuat peran perempuan, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga prajurit di seluruh Indonesia.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)
Editor : Yudi Mintalangi























Komentar